Akurat

Bertemu Tokoh-tokoh Nasional, Presiden Prabowo Tampung Semua Masukan untuk Kepentingan Bangsa

Wahyu SK | 2 Februari 2026, 11:04 WIB
Bertemu Tokoh-tokoh Nasional, Presiden Prabowo Tampung Semua Masukan untuk Kepentingan Bangsa
 
AKURAT.CO Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh nasional, pada pekan lalu, semata-mata ditujukan untuk kepentingan bangsa.  

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan, Presiden Prabowo sudah terbiasa melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh, baik secara terbuka maupun tertutup. Untuk berdiskusi sekaligus menampung semua masukan. 

"Nah, inilah cara Bapak Presiden selama ini juga berkomunikasi ada yang terbuka, ada yang tertutup dalam rangka berdiskusi, menerima masukan sekaligus memberikan penjelasan juga terhadap program-program yang sedang dijalankan oleh pemerintah," ujar Prasetyo di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026). 

"Dan oleh Bapak Presiden yang semua berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara, kepada kepentingan masyarakat. Sangat bagus," sambungnya.

Baca Juga: Prabowo Pimpin Rakornas Kepala Daerah, Sampaikan Langsung Arah Kebijakan Pemerintah

Adapun, sejumlah tokoh yang hadir dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo di antaranya mantan Ketua KPK, Abraham Samad; Peneliti BRIN, Siti Zuhro; mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu; mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji, dan beberapa lainnya. 

Prasetyo mengatakan bahwa pertemuan tersebut bukanlah akhir. Presiden Prabowo disebut juga berpotensi untuk melanjutkan pertemuan dengan tokoh-tokoh lainnya. 

Dia juga membantah soal adanya anggapan bahwa tokoh-tokoh yang hadir dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo adalah kalangan oposisi.

Menurutnya, tokoh yang hadir adalah tokoh yang memiliki kepedulian di bidangnya masing-masing. 

"Bukan, bukan tokoh oposisi tapi beliau bertemu dengan tokoh-tokoh nasional yang memiliki kepedulian di bidangnya masing-masing," Prasetyo.

Baca Juga: Istana: Tidak Ada Elemen Parpol dalam Pertemuan Presiden Prabowo dengan Sejumlah Tokoh di Kertanegara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK