Akurat

Komisi I DPR: Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Perkuat Diplomasi Global

Herry Supriyatna | 23 Januari 2026, 21:53 WIB
Komisi I DPR: Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Perkuat Diplomasi Global

AKURAT.CO Komisi I DPR RI mendukung langkah Pemerintah Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza sebagai bentuk komitmen jangka panjang bangsa Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan amanat konstitusi serta prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menegaskan, sejak awal Indonesia menempatkan penolakan terhadap segala bentuk penjajahan sebagai landasan utama politik luar negerinya, sekaligus aktif mendorong terciptanya perdamaian dunia.

“Komisi I DPR RI memandang langkah Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza sebagai bagian dari komitmen jangka panjang bangsa kita dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina,” ujar Dave kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).

Menurutnya, kehadiran Indonesia dalam forum tersebut bukan sekadar simbolik, melainkan wujud konsistensi sikap Indonesia dalam membela nilai kemanusiaan dan perdamaian yang berkeadilan.

“Sejak awal, politik luar negeri Indonesia berlandaskan amanat konstitusi untuk menolak segala bentuk penjajahan dan aktif mendorong terciptanya perdamaian dunia. Kehadiran Indonesia dalam forum ini adalah bentuk nyata dari konsistensi sikap tersebut,” lanjutnya.

Dave menjelaskan, dalam Dewan Perdamaian Gaza yang berfungsi sebagai otoritas sementara, Indonesia akan memfokuskan peran pada agenda-agenda fundamental, seperti penghentian kekerasan, perlindungan warga sipil, jaminan akses kemanusiaan yang aman, serta pemulihan tata kelola sipil Palestina yang sah dan berdaulat.

Ia menilai partisipasi Indonesia juga bertujuan memperkuat posisi diplomasi nasional di kancah internasional sebagai negara yang konsisten membela hak-hak kemanusiaan.

Baca Juga: Menkes: Target Cek Kesehatan Gratis 2026 Naik Jadi 136 Juta Peserta

“Partisipasi Indonesia memiliki tujuan yang jelas, yakni memperkuat posisi diplomasi kita sebagai negara yang konsisten mendukung perdamaian yang berkeadilan,” ucapnya.

Komisi I DPR RI, kata Dave, mendukung penuh kebijakan pemerintah tersebut karena tidak bertentangan dengan prinsip bebas aktif yang dianut Indonesia.

“Indonesia tidak berpihak pada kekuatan politik tertentu, melainkan berpihak pada nilai-nilai universal: kemerdekaan, keadilan, dan perdamaian,” tegasnya.

Ia berharap, kehadiran Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza dapat memperkuat suara internasional dalam menuntut penghentian agresi serta mendorong solusi politik yang menghormati kedaulatan Palestina.

“Langkah ini harus dipahami sebagai upaya strategis menjaga konsistensi amanat konstitusi sekaligus mempertegas posisi diplomasi Indonesia di mata dunia,” pungkas Dave.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.