Broken Strings Viral, Kementerian PPPA Bakal Undang Aurelie Moeremans Bahas Child Grooming

AKURAT.CO Aurelie Moeremans tengah menjadi perbincangan, usai buku yang ditulisnya dengan judul 'Broken Strings' viral di media sosial. Dalam buku tersebut, Aurelie menceritakan pengalamannya menjadi korban child grooming.
Diketahui, child grooming merupakan teknik yang dilakukan orang dewasa untuk memanipulasi pikiran anak. Tujuannya untuk mengeksploitasi atau melecehkan anak secara seksual.
Menanggapi hal ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) membuka peluang untuk mengundang Aurelie, untuk membahas terkait isu perlindungan anak dari permasalahan child grooming.
Baca Juga: 6 Fakta Menarik Buku Broken Strings Karya Aurelie Moeremans yang Viral di Media Sosial
Sekretaris Kementerian PPPA, Titi Eko Rahayu, menilai pertemuan ini menjadi momentum penting untuk Kementerian PPPA mendorong korban child grooming agar bisa memberanikan untuk bersuara. Dia mengaku masih menyusun jadwal secara internal, untuk dapat mengatur pertemuan ini.
"Saya coba atur waktu agar Aurelie bisa ketemu bu menteri (Menteri PPPA, Arifah Fauzi), karena mungkin bisa menjadi momentum untuk kampanye korban child grooming harus berani speak up," kata Titi dalam pesan singkatnya kepada media, Rabu (14/1/2026).
Saat ini, pihaknya masih menunggu analisis internal dari tim layanan perlindungan anak di Kementerian PPPA. "Namun tentu menunggu analisis teman-teman di layanan anak," tambahnya.
Dia pun mengaku telah membaca sebagian kisah Aurelie yang sangat memprihatinkan dan mengandung berbagai emosional yang sangat kuat. "Saya tidak berani melanjutkan membaca bukunya, menata hati dulu untuk lanjut membaca," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









