Akurat

6 Fakta Menarik Buku Broken Strings Karya Aurelie Moeremans yang Viral di Media Sosial

Kosim Rahman | 14 Januari 2026, 11:55 WIB
6 Fakta Menarik Buku Broken Strings Karya Aurelie Moeremans yang Viral di Media Sosial

AKURAT.CO Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans tengah ramai dibicarakan publik. Sejumlah fakta menarik dari buku digital ini membuat banyak pembaca tersentuh dan ikut membagikan kisahnya di media sosial.

Dirilis secara mandiri dan dibagikan gratis, Broken Strings langsung mencuri perhatian sejak pertama kali diumumkan.

Broken Strings merupakan buku digital bergenre memoar yang ditulis langsung oleh Aurelie Moeremans.

Buku ini bukan sekadar karya personal, melainkan ruang pengakuan yang berisi pengalaman hidup penulis yang jarang diungkap ke publik.

Sejak tautan unduhannya dibagikan, dukungan dan doa mengalir deras untuk Aurelie. Ia mengaku bersyukur atas respons besar yang diterimanya dari para pembaca, dikutip dari berbagai sumber, Rabu, 14 Januari 2026.

Baca Juga: Buku Broken Strings Menceritakan tentang Apa? Kisah Kelam, Pemulihan, dan Keberanian Aurelie Moeremans

5 Fakta Menarik Buku Broken Strings Karya Aurelie Moeremans

1. Memoar Autobiografi yang Ditulis Tanpa Nama Samaran

Broken Strings bukan karya fiksi. Buku ini ditulis langsung oleh Aurelie Moeremans sebagai memoar autobiografi.

Seluruh cerita disampaikan apa adanya, tanpa penggunaan nama samaran maupun penghalusan cerita, sehingga pembaca dapat memahami pengalaman hidup penulis secara utuh.

2. Dibagikan Gratis dalam Format E-book

Berbeda dari kebanyakan buku selebritas, Broken Strings pertama kali dirilis dalam format digital dan dibagikan secara gratis.

Aurelie membagikan tautan unduhan melalui akun media sosialnya agar buku ini bisa diakses oleh siapa saja dan menjangkau pembaca yang lebih luas.

3. Tersedia dalam Dua Bahasa

Salah satu hal yang membuat buku Broken Strings menarik adalah penyajiannya dalam dua bahasa, yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Langkah ini membuat kisah Aurelie Moeremans dapat dibaca tidak hanya oleh publik Indonesia, tetapi juga pembaca internasional.

4. Mengangkat Isu Child Grooming yang Sensitif

Buku Broken Strings mengungkap pengalaman Aurelie Moeremans terkait child grooming yang dialaminya sejak usia remaja.

Isu ini dijelaskan secara runtut, mulai dari manipulasi emosional hingga relasi kuasa yang terjadi secara perlahan. Topik ini dinilai jarang dibahas secara terbuka, sehingga memicu perhatian dan diskusi publik.

5. Viral karena Banyak Pembaca Merasa Tersentuh

Sejak dirilis, Broken Strings mendapat ribuan respons dari pembaca. Banyak yang mengaku merasa dekat dengan cerita di dalamnya, bahkan menyadari pengalaman serupa setelah membaca buku ini.

Baca Juga: Sinopsis Broken Strings Aurelie Moeremans, Ungkap Perjalanan Hidup yang Menguras Emosi

Faktor inilah yang membuat Broken Strings cepat menyebar dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

6. Akan Terbit dalam Versi Buku Fisik

Kesuksesan versi digital membuat Broken Strings bersiap hadir dalam bentuk fisik. Aurelie Moeremans mengumumkan bahwa buku ini akan segera dibuka untuk pemesanan dan dilengkapi ilustrasi berwarna.

"Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans tak lama lagi dapat kamu genggam secara langsung untuk dibaca di mana saja,” tulis pengumuman tersebut, dikutip Senin (12/1/2026).

Naskah versi cetak telah melalui proses penyuntingan dengan tetap mempertahankan gaya dan pesan asli penulis.

Itulah fakta menarik buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans yang membuatnya viral dan mendapat perhatian luas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.