Lebih Layak dan Nyaman, Hunian Sementara Jadi Harapan Baru Warga Aceh Tamiang

AKURAT.CO Masyarakat Aceh Tamiang mengapresiasi langkah pemerintah yang mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara), untuk masyarakat yang kehilangan tempat tinggal pascabencana banjir bandang.
Balqis Andresia Putri, warga Kecamatan Karang Baru, mengaku lega karena Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun hunian yang layak dan nyaman bagi para penyintas. Dia berharap, pembangunan ini segera rampung agar warga dapat meninggalkan posko pengungsian.
"Masyarakat yang rumahnya hanyut kini bisa tinggal di tempat yang lebih layak daripada tenda darurat. Kami berharap pembangunan segera selesai agar warga bisa kembali memiliki hunian," ujar Balqis, Sabtu (3/1/2026).
Baca Juga: Mendagri: Kecepatan Data Hunian Jadi Kunci Bantuan Pascabencana Aceh
Saat ini, Kementerian PU tengah mengebut pembangunan 384 unit huntara untuk 96 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Aceh Tamiang. Meski bersifat sementara, hunian ini tetap mengutamakan kualitas. Setiap blok huntara dirancang berukuran 24x14,4 meter dengan material unggulan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas merangkai struktur baja ringan galvanis yang kuat dan antikarat sebagai kerangka bangunan. Dindingnya pun menggunakan panel modular, yang tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem.
Kualitas material ini mendapat pujian dari Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Budi Irawan, saat meninjau lokasi. "Bahan-bahannya premium dan sangat layak untuk masyarakat di sini," ucap Budi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









