Akurat

Update Data Korban Bencana Sumut, BNPB: 369 Orang Meninggal dan 71 Masih Hilang

Paskalis Rubedanto | 21 Desember 2025, 12:38 WIB
Update Data Korban Bencana Sumut, BNPB: 369 Orang Meninggal dan 71 Masih Hilang

AKURAT.CO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengintensifkan penanganan darurat banjir dan tanah longsor, yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara. 

Hingga kini, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 369 jiwa, sementara 71 orang lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan fokus utama saat ini adalah percepatan operasi pencarian dan pertolongan di empat sektor krusial guna menemukan korban yang masih dilaporkan hilang.

Baca Juga: Pemerintah Mulai Revitalisasi Puskesmas di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera

"Fokus utama saat ini adalah percepatan operasi SAR di empat sektor krusial," kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (21/12/2025). 

Selain operasi SAR, BNPB juga mempercepat pemulihan infrastruktur di 12 kabupaten dan kota terdampak bencana di Sumatera Utara. Tercatat sebanyak 362 titik gangguan infrastruktur telah diidentifikasi dan ditangani secara bertahap.

Meski demikian, Abdul Muhari mengakui masih terdapat sejumlah koridor utama yang memerlukan penanganan intensif, di antaranya ruas jalan Tarutung–Sibolga dan Sibolga–Batangtoru yang terdampak cukup parah.

Baca Juga: Kemenkes Tambah Ratusan Relawan Perkuat Pelayanan Kesehatan Korban Bencana Sumatera

Seiring pemulihan infrastruktur, BNPB juga mempercepat distribusi bantuan logistik bagi masyarakat terdampak. Pada Jumat (19/12/2025), bantuan logistik yang disalurkan mencapai 9,69 ton, meliputi kebutuhan pangan, sanitasi, serta peralatan evakuasi.

"Seluruh rumah sakit dan puskesmas di Sumatera Utara saat ini beroperasi penuh untuk mendukung layanan kesehatan masyarakat terdampak," ujarnya.

BNPB menegaskan penanganan bencana di Sumatera Utara dilakukan secara komprehensif, tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi juga berlanjut hingga pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat agar warga terdampak dapat bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.