Prabowo Minta 2.500 SPPG di Papua Bisa Beroperasi Paling Lambat 17 Agustus 2026

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menargetkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua dapat beroperasi penuh paling lambat pada 17 Agustus 2026.
Menurutnya, cakupan Program MBG di Papua sangat besar karena menyasar seluruh kelompok penerima manfaat, mulai dari anak usia dini hingga lulusan SMA, termasuk ibu hamil.
"MBG mungkin untuk satu provinsi, ujungnya juga sangat besar itu. Karena MBG itu akan memberi makan ke semua anak. Dari mulai usia dini, sampai kurang lebih umur 18 tahun, ya lulusan SMA. Termasuk ibu-ibu hamil," kata Prabowo, saat memberikan arahan kepada para kepala daerah se-Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/12/2025).
Baca Juga: BGN Imbau SPPG Gunakan Makanan Lokal, Bukan Produk Pabrikan
Prabowo kemudian menanyakan progres pembangunan SPPG di Papua. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa total kebutuhan SPPG di seluruh Papua diperkirakan mencapai 2.500 unit.
"Kurang lebih menjadi sekitar 2.500 SPBG di seluruh Papua. Dengan total penerima manfaat, kurang lebih 750.000 penerima manfaat," ujar Dadan.
Sementara, anggaran MBG untuk Papua diperkirakan jauh lebih besar dibandingkan wilayah lain, khususnya Pulau Jawa, karena faktor indeks kemahalan wilayah.
"Dengan dana yang akan turun ke sana, kan 3 kali lipat dari yang di Jawa, Pak. Jadi kalau 750.000 itu, kalau di Jawa kan Rp7,5 triliun. Jadi untuk di Papua, ada kemungkinan akan mencapai sekitar Rp25 triliun uang badan guzi akan turun ke Papua. Tahun depan. Harga kemahalan Pak, indeks kemahalan," jelasnya.
Dadan kemudian merinci bahwa hingga saat ini telah berdiri 179 SPPG di seluruh wilayah Papua. Sebanyak 65 SPPG di Papua, 42 SPPG di Papua Barat, 8 SPPG di Papua Sealata, 30 SPPG di Papua Tengah, 5 SPPG di Papua Pegunungan, dan 28 SPPG di Papua Barat Daya.
Terkait target penyelesaian pembangunan, Dadan menyatakan optimisme bahwa seluruh SPPG di Papua bisa rampung pada Maret 2026, seiring meningkatnya minat investor.
Baca Juga: MBG Jadi Peluang Besar bagi Pengusaha Lokal Penuhi Kebutuhan Bahan Baku SPPG
"Insya Allah Pak, bulan Maret total semuanya sudah selesai. Untuk Papua 2.500," imbuhnya.
Selain itu, saat ini sudah ada ratusan investor yang mendaftar melalui pemerintah daerah untuk membangun fasilitas SPPG di Papua.
"Karena sekarang sudah ada investor yang bersedia membangun di Papua, yang mendaftar di Pemda itu ada 275 investor. Kemudian totalnya itu akan ada kurang lebih nanti yang membangun di sana di Papua itu kurang lebih sekitar 300-an investor yang akan membangun di sana," ujarnya.
Merespons hal itu, Prabowo mengingatkan bahwa kondisi geografis Papua tidak mudah dan membuka kemungkinan adanya penyesuaian jadwal. Namun, dia menegaskan tenggat akhir operasional tetap Agustus 2026.
"Oke, Anda mengatakan Maret, tapi kita mengerti kondisi fisik tidak mudah, jadi bekerja dengan target itu, tapi kita siap kalau ada kemunduran saya kira. Yang jelas kita berharap Agustus, kita berharap 17 Agustus 2026 untuk Papua semua 2.500 SPPG sudah berfungsi," kata Prabowo.
"Anda Kepala BGN punya rencana Maret sangat bagus, tapi kita berharap 17 Agustus semua SPPG untuk Papua harus sudah bekerja dan sudah berproduksi," imbuhnya kemudian Kepala BGN menyatakan kesiapan untuk memenuhi target tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








