Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul Capai 55 Persen, Bawa Harapan Baru Nelayan dan Warga Pesisir

AKURAT.CO Sejumlah nelayan antusias menanti beroperasinya Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Poncosari, Srandakan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Progres pembangunan KNMP Bantul itu telah mencapai 55 persen dan akan menjadi sentra ekonomi bagi para nelayan dan warga pesisir di wilayah tersebut.
Di area KNMP Bantul kini sedang dibangun shelter pendaratan ikan, tambatan perahu, docking kapal perikanan, bengkel mesin kapal, gudang beku (cold storage) portable, pabrik es portable, serta berbagai fasilitas perikanan lainnya.
Punijo, Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Fajar Arum, Pantai Kuwaru, Bantul, mengaku senang dengan program inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto ini, yang berfokus pada pengembangan ekonomi masyarakat pesisir melalui integrasi sarana dan prasarana pendukung.
Baca Juga: Sejahterakan Masyarakat Pesisir, Pemerintah Tuntaskan Pembangunan 65 Kampung Nelayan Tahun Ini
"Pastinya senang. Produk-produk kami dari Pantai Kuwaru, termasuk hasil tangkapan nelayan, bisa ter-cover atau terserap di Kampung Nelayan Merah Putih ini," kata Punijo, Sabtu (22/11/2025).
Sebelumnya, Punijo dan para nelayan di Pantai Baru dan Pantai Kuwaru menjual hasil tangkapan mereka kepada tengkulak. Itu pun hanya untuk ikan-ikan utama seperti layur, trejet, dan tongkol. Sementara ikan dengan nilai ekonomi rendah, kata Punijo, sulit terjual.
"Ya, mudah-mudahan dengan adanya KNMP di sini nanti bisa memperlancar atau mempermudah penjualan produk kami," harapnya.
Punijo dan rekan-rekannya pun sangat menantikan berbagai fasilitas yang akan tersedia di KNMP Srandakan.
Baca Juga: Akhir Pekan, Prabowo Gelar Ratas Bahas Stok Pangan hingga Pembangunan Kampung Nelayan
"Fasilitas yang paling ditunggu itu cold storage untuk pembekuan ikan. Itu yang paling riskan. Karena ikan yang kami tangkap kalau sudah ada cold storage, bisa tetap segar semua," ungkapnya.
Para nelayan, lanjut Punijo, berharap mendapat banyak dukungan setelah KNMP resmi beroperasi.
"Teman-teman senang karena ada banyak bantuan, terutama kapal dan mesin. Mereka sangat antusias dan semangat untuk bekerja ke depannya," ujarnya.
Punijo juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo yang telah menginisiasi program ini. Tahun ini ditargetkan sebanyak 65 Kampung Nelayan Merah Putih beroperasi.
Baca Juga: Warga Kampung Nelayan Bersyukur Dapat Bantuan Rumah Apung dari Prabowo
"Untuk Pak Presiden Prabowo, kami sangat berterima kasih dengan adanya pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini. Semoga Pak Prabowo dan Pak Menteri KKP selalu sehat dan bisa membangun Indonesia sepenuhnya," jelasnya.
"Semoga Pak Presiden dan Pak Menteri berkenan mampir untuk merasakan kuliner yang ada di Pantai Baru dan Pantai Kuwaru," tutupnya.
Progres pembangunan fisik KNMP Bantul saat ini telah mencapai 55 persen. Proyek pembangunannya terus dikebut dan kini menjadi yang tercepat nomor tiga secara nasional.
Kendati demikian, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana perikanan, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia nelayan di dalamnya.
Baca Juga: 5 Fakta Desa Bendar, Kampung Nelayan Terkaya Di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









