Akurat

Jadi Simbol Persahabatan, Ini Hadiah Presiden Prabowo untuk Hewan Peliharaan PM Albanese

Wahyu SK | 13 November 2025, 10:06 WIB
Jadi Simbol Persahabatan, Ini Hadiah Presiden Prabowo untuk Hewan Peliharaan PM Albanese

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto memberikan hadiah untuk Toto, anjing kesayangan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese.

Pemberian tanda kasih ini berlangsung di sela-sela kunjungan kerja Presiden Prabowo di Australia, Rabu (12/11/2025).

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan bahwa diplomasi tidak melulu harus dilakukan dengan cara formal, baik dalam bentuk perundingan, negosiasi, pertemuan bilateral, acara bisnis atau forum-forum internasional.

Menurutnya, diplomasi juga bisa dilakukan dengan cara yang lebih santai dan hangat. Melalui pemberian tersebut, ia meyakini hubungan diplomasi Indonesia dan Australia bisa menjadi lebih cair dan erat.

Baca Juga: Dua Guru di Luwu Utara Bersyukur Dapat Rehabilitasi dari Prabowo: Lima Tahun Kami Didiskriminasi

"Diplomasi juga bisa dilakukan melalui pendidikan, pertahanan dan keamanan hingga seni dan budaya. Bahkan bisa dijembatani oleh dua hewan binatang peliharaan milik dua orang pemimpin negara," ujar Teddy melalui keterangannya.

Adapun, hadiah yang diberikan Presiden Prabowo untuk Toto yaitu baju khusus anjing berwarna putih dengan garis-garis merah. Baju tersebut pun turut disertai dengan tulisan nama Toto.

Selain baju, terlihat juga sepaket tali tuntun dengan warna blaster coklat dan putih. Bahkan dalam kotak hadiah tersebut, tertempel sebuah foto anjing dengan menggunakan syal bertuliskan Toto love Bobby.

"Bila di Indonesia ada Bobby Kertanegara, kucing kesayangan Presiden Prabowo, maka di Australia ada Toto, anjing peliharaan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese," tutur Teddy.

Baca Juga: Semua Desa Akan Dialiri Listrik di Era Pemerintahan Prabowo

Teddy mengatakan, pemberian ini menjadi simbol eratnya hubungan kedua pemimpin negara. Mengingat, Albanese juga sempat memberikan hadiah kepada Bobby saat berkunjung ke Indonesia.

"Bobby dan Toto memang belum pernah bertemu tapi mereka telah menjadi simbol kedekatan dua pemimpin negara. Simbol persahabatan dua negara," ungkapnya.

Sebelumnya, Albanese memberikan hadiah sebagai tanda kasih Australia kepada Indonesia berupa kalung syal berwarna merah untuk kucing Presiden Prabowo, Bobby Kertanegara.

Hadiah tersebut diberikan Albanese saat momen makan malam bersama di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (15/5/2025) lalu.

Baca Juga: Prabowo dan Albanese Bahas Kerja Sama Maritim di Atas Kapal Perang Raksasa HMAS Canberra

Presiden Prabowo sendiri tiba di Tanah Air pada Kamis (13/11/2025) pukul 01.30 WIB dengan menumpang Pesawat Garuda Indonesia-1 di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Setibanya di Jakarta, Presiden Prabowo disambut Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad; Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi; serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Angga Raka Prabowo.

Kunjungan kenegaraan ke Australia berlangsung selama satu hari dengan sejumlah agenda yang mencerminkan komitmen Indonesia dalam memperkuat hubungan strategis dengan negara tetangga.

Kepala Negara pun menyampaikan kesan positif atas seluruh rangkaian kunjungan kenegaraannya di Australia.

Baca Juga: Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Australia, Presiden Prabowo: Tetangga yang Baik Itu Penting

"Saya kira sangat baik ya. Kita harus tahu bahwa kita bertetangga dan Indonesia berkepentingan punya hubungan baik sama Australia. Demikian sebaliknya, kalau kita bekerja sama dengan baik di semua bidang, ini akan membawa manfaat yang sangat besar untuk kedua negara dan untuk kawasan kita semuanya," jelas Presiden Prabowo.

Kunjungan kenegaraan Prabowo ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kerja sama bilateral Indonesia dan Australia di berbagai bidang, termasuk pertahanan, ekonomi dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Kunjungan tersebut juga mencerminkan semangat persahabatan yang kuat antara kedua negara yang berbagi kepentingan bersama untuk menciptakan perdamaian dan kemakmuran di kawasan.



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK