Akurat

Veronica Tan Dorong Musrenbang sebagai Ruang Koordinasi dan Aksi Bersama di Desa

Ahada Ramadhana | 31 Oktober 2025, 19:39 WIB
Veronica Tan Dorong Musrenbang sebagai Ruang Koordinasi dan Aksi Bersama di Desa

AKURAT.CO Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) memiliki peran strategis dalam menyatukan arah pembangunan desa, agar sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Menurutnya, musrenbang bukan hanya forum penyusunan rencana, tetapi ruang untuk mendengar, menyelaraskan, dan menentukan langkah bersama bagi masa depan desa.

"Di dalam keluarga dan komunitas, perempuan memegang peran penting sebagai sumber pengetahuan dan penggerak perubahan," kata Veronica di Desa Wolowea, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), dikutip Jumat (31/10/2025).

Baca Juga: Cak Imin Sebut Alfamart dan Indomaret Ancam Ekonomi Rakyat, Dorong Penguatan Koperasi Desa

Dia juga mendorong pentingnya keselarasan program antar perangkat daerah, baik itu terkait perencanaan pembangunan, layanan dasar, dan penguatan ekonomi keluarga. Karena itu, peran Bappeda menjadi kunci dalam menyatukan program lintas sektor agar tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung.

"Pembangunan desa memerlukan koordinasi dan kesepahaman. Ketika semua pihak bergerak dalam satu irama, hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ucapnya.

Selain itu, dia juga membahas peran komunitas perempuan selaku pelaku ekonomi bambu di Desa Wolowea, yang memiliki tantangan dan capaian dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Ketika perempuan diberi ruang untuk berperan aktif, pembangunan desa akan bergerak lebih cepat dan berkelanjutan.

Baca Juga: Rangsang Perekonomian Pedesaan, Pemerintah Perluas Hilirisasi Lewat Program Desa Merah Putih

"Perempuan bukan pelengkap pembangunan. Perempuan adalah penggeraknya. Mereka memikirkan keluarga, lingkungan, masa depan, dan kesinambungan," ungkapnya.

Dia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi berbasis gotong royong melalui sinergi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan komunitas keagamaan.

"Pembangunan bukan hanya membangun fasilitas. Pembangunan adalah membangun masa depan. Dengan ketahanan keluarga yang kuat, lingkungan yang mendukung, dan ruang aman bagi anak, kita sedang menyiapkan generasi yang tumbuh sehat, percaya diri, dan berdaya," tegasnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.