Cak Imin Sebut Alfamart dan Indomaret Ancam Ekonomi Rakyat, Dorong Penguatan Koperasi Desa

AKURAT.CO Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menilai ekspansi besar-besaran jaringan minimarket seperti Alfamart dan Indomaret telah menjadi ancaman serius bagi perekonomian masyarakat kecil.
Menurut Muhaimin, atau yang akrab disapa Cak Imin, keberadaan dua ritel modern itu semakin menggurita hingga ke pelosok desa dan berdampak negatif terhadap para pelaku UMKM.
“Kita tahu betul, ritel-ritel raksasa yang masuk ke kampung-kampung kita justru membunuh ekonomi rakyat, termasuk para pelaku UMKM,” ujar Cak Imin dalam acara “Satu Tahun Pemberdayaan Masyarakat: Langkah Awal Transformasi Bangsa” di Jakarta, Selasa (28/10/2025).
Ia menegaskan, dominasi jaringan ritel besar tersebut telah menciptakan ketimpangan dalam ekosistem ekonomi daerah.
“Terus terang, raksasa gurita itu bernama Indomaret dan Alfamart, yang betul-betul membawa ancaman bagi tumbuhnya usaha kecil dan menengah kita,” sambungnya.
Baca Juga: 177 Lembaga Keuangan Dianugerahi Penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2025
Cak Imin mengapresiasi langkah sejumlah kepala daerah yang berani membuat peraturan daerah (perda) untuk membatasi ekspansi ritel modern di wilayahnya.
“Tepuk tangan untuk para bupati. Banyak yang khawatir dan akhirnya membuat perda untuk mengantisipasi gurita bisnis yang menguasai seluruh rantai ekonomi, dari produsen hingga distribusi. Pemerintah daerah sampai kewalahan,” katanya.
Sebagai solusi, Cak Imin menekankan pentingnya memperkuat koperasi desa dan kelurahan sebagai benteng ekonomi rakyat.
Melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemerintah berupaya menciptakan sistem ekonomi baru yang lebih adil dan berdaya saing.
“Koperasi desa membawa harapan baru agar pemerintah benar-benar hadir membangun ekosistem ekonomi yang tumbuh dari bawah. Dengan begitu, desa dapat menjadi kekuatan ekonomi baru yang tangguh menghadapi berbagai krisis,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








