Menkes Budi Tugaskan Wamen Benjamin Tangani TBC dan Program MBG

AKURAT.CO Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, memperkenalkan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, yang baru dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu. Dengan kehadiran Benjamin atau yang akrab disapa Benny, maka dirinya saat ini dikelilingi oleh dua dokter hebat.
Yakni Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, sebagai spesialis dokter penyakit dalam; dan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, sebagai dokter spesialis penyakit paru.
Dengan kehadiran kedua wakil menteri yang merupakan dokter spesialis, Budi pun telah membagi tugas keduanya untuk menangani penyakit sesuai dengan bidang mereka masing-masing.
Baca Juga: Prabowo Lantik Dua Wakil Menteri dan Dua Asisten Khusus
"Ini saya dikelilingi oleh dua dokter, satu dokter spesialis penyakit dalam, satu dokter spesialis penyakit paru. Kita sudah bagi-bagi tugas, sesuai bidangnya. Kalau penyakit dalam itu penyakit yang paling banyak kematiannya tuh. Jantung, stroke, kanker itu semua penyakit tidak menular," kata Budi, dalam forum SEHAT Session, di Gedung Kemenkes, Jumat (17/10/2015).
Khusus untuk Wamen Benny, Budi memberikan tugas untuk menangani kasus tuberkulosis (TBC).
"Kalau dokter Benny itu TBC dan semua penyakit-penyakit yang dulu paling mematikan. Tapi sekarang karena udah reda Covid-nya, TBC naik lagi Covid yang paling tinggi sekarang Covid sudah turun. Kalau Pak Benny ini ada yang rutin, tapi biasanya kalau loncat tinggi sekali," jelasnya.
Selain itu, Wamen Benny juga diminta utnuk mengawal program utama Presiden Prabowo, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), guna mengawal keamanan pangan. "Jadi kita baru tahunya setelah di telepon Pak Mensesneg bahwa Dokter Benny disuruh pegang MBG," tuturnya.
Baca Juga: Menkes Beberkan Penyebab Keracunan MBG: Bakteri, Virus hingga Zat Kimia Berbahaya
Menurutnya, keberhasilan MBG dapat berdampak pada tingkat kesehatan di Indonesia. Hal ini dapat menurunkan 40-50 persen permasalahan kesehatan yang terjadi. Dia yakin, pihaknya mampu mendukung keberhasilan program MBG.
"Kita harus mensupport ya program makan bergizi gratisnya Pak Prabowo. Dan saya sebagai Menteri Kesehatan selalu bilang, kalau itu berhasil, mungkin 40-50 persen masalah kesehatan selesai," tambahnya.
Budi menekankan bahwa permasalahan gizi juga berkaitan erat dengan TBC, stunting, infeksi, serta kematian ibu dan anak. "Itu semuanya bisa berkurang rasis. Jadi untuk program utamanya Bapak Presiden, dokter Benny pegang yang makan bergisi gratis, bantuin BGN," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








