Akurat

Keterlibatan Prabowo di KTT Perdamaian Gaza Bentuk Nyata Peran Indonesia Ciptakan Stabilitas Global

Paskalis Rubedanto | 15 Oktober 2025, 18:49 WIB
Keterlibatan Prabowo di KTT Perdamaian Gaza Bentuk Nyata Peran Indonesia Ciptakan Stabilitas Global

AKURAT.CO Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan konferensi tingkat tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh di Mesir, dinilai menjadi bagian penting dari proses perundingan perdamaian antara Palestina dan Israel. 

Menurut Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, dunia kini menaruh perhatian besar terhadap upaya perdamaian di Timur Tengah yang mulai menunjukkan tanda kemajuan. Dia mengungkapkan kiprah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

"Perhatian dunia hari ini tertuju ke Timur Tengah. Seluruh bangsa hari ini melihat Gaza. Kita lihat bagaimana hari ini Israel menarik tentaranya, Hamas dan Israel sama-sama membebaskan sanderanya. Orang Palestina menangis bahagia karena bisa kembali ke rumahnya. Kita menyaksikan bagaimana pemimpin dunia berdiskusi merumuskan perdamaian di Mesir. Dan bangsa Indonesia tetap pada komitmennya untuk mendukung penuh kemerdekaan Palestina," kata Muzani, saat memberikan kuliah umum di Universitas Syah Kuala, Banda Aceh, Rabu (15/10/2025).

Baca Juga: Kehadiran Prabowo di KTT Sharm El-Sheikh, Jadi Bukti Pengaruh Indonesia terhadap Perdamaian Dunia

Dia menyebut, keterlibatan langsung Presiden Prabowo dalam forum perdamaian tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi Indonesia bagi terciptanya stabilitas global. 

"Yang kita ikut bergembira, bangga, dan senang dalam proses perdamaian itu pemimpin Indonesia, Presiden Prabowo, terlibat di dalam proses bersejarah ini. Presiden Prabowo mendapat pujian berkali-kali dari Presiden Amerika Donald Trump. Kita lihat bagaimana upaya mewujudkan perdamaian dunia ini betul-betul disuarakan Indonesia," ujarnya.

Dia mengingatkan, sikap politik luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo tetap konsisten terhadap dukungan penuh bagi Palestina. Sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, Prabowo menegaskan komitmen itu dalam berbagai forum internasional, termasuk dalam Sidang Tahunan PBB.

Baca Juga: Hadir di KTT Perdamaian Gaza, Bukti RI Terdepan Menjaga Ketertiban Dunia

"Sikap tegas Presiden Prabowo yang menyebutkan bahwa Indonesia tidak akan mengakui Israel selama Palestina belum merdeka sebagai bangsa dan negara itu sebuah sikap yang benar," tegas Muzani. 

Menurutnya, keberpihakan Prabowo terhadap Palestina merupakan bentuk tanggung jawab moral dan solidaritas Indonesia sebagai negara mayoritas muslim. 

"Bahwa Presiden Prabowo membela Palestina di berbagai pidatonya itu karena bagian dari kewajiban kita sebagai sesama bangsa muslim untuk membantu meringankan beban Gaza. Di situ Presiden menegaskan bahwa Indonesia tidak akan mengakui Israel jika Palestina belum merdeka sebagai negara yang bebas dari penjajahan. Ini adalah sikap tegas Presiden Prabowo yang disampaikan di banyak kesempatan," pungkasnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.