Pidato Prabowo di PBB Tunjukkan Indonesia Siap Jadi Pemimpin Hadapi Krisis Iklim Global

AKURAT.CO Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menyambut positif pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Umum PBB ke-80 yang secara khusus menyoroti isu perubahan iklim.
Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, mengatakan pidato tersebut menjadi penegasan bahwa Indonesia siap tampil sebagai pemimpin global dalam menghadapi krisis iklim.
"Pidato Presiden Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia menjadi climate leader dengan membangun kesadaran pemimpin dunia bahwa menghadapi dampak perubahan iklim tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri," kata Eddy, Kamis (25/9/2025).
Baca Juga: Prabowo Respons Pujian Trump Soal Pukul Mimbar Saat Pidato di PBB: Itu Memang Gaya Saya
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai, pidato Prabowo sekaligus menjadi wake up call bagi para pemimpin dunia untuk berkolaborasi mencegah dampak perubahan iklim.
"Pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB menjadi wake up call bagi pemimpin dunia untuk berkolaborasi mencegah dampak perubahan iklim dengan kolaborasi negara-negara dunia secara setara dan berkeadilan tanpa dominasi dari pihak mana pun," lanjutnya.
Selain itu, sikap Prabowo semakin penting setelah Presiden AS Donald Trump dalam pidatonya sebelumnya menyebut climate change sebagai sekadar 'scam'.
"Setelah pidato Presiden Trump menyampaikan bahwa climate change sebagai scam, Presiden Prabowo langsung menyampaikan bahwa Indonesia sudah merasakan dampak langsung perubahan iklim seperti kenaikan permukaan laut di Jakarta," jelas Eddy.
Dengan sikap berani itu, Prabowo menegaskan posisi Indonesia yang tidak hanya menjadi bagian dari wacana global, tetapi juga menunjukkan kepemimpinan nyata.
Baca Juga: Pekerja SPPG Bojong Koneng Harap Presiden Prabowo Tetap Lanjutkan Program MBG
"Pesan yang sangat kuat dan tegas dari Presiden Prabowo adalah menghadapi perubahan iklim bukan dengan slogan, tetapi langkah nyata. Bahkan Presiden menyampaikan akan berupaya mencapai target net zero emissions lebih cepat dari yang ditargetkan pada 2060 mendatang," ujarnya.
Sebagai pimpinan MPR RI yang selama ini fokus pada advokasi isu lingkungan dan energi terbarukan, Eddy menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Presiden.
"Kami di MPR mendukung penuh langkah Presiden Prabowo untuk melakukan transisi dari pembangunan berbasis bahan bakar fosil menuju pembangunan berbasis energi terbarukan, serta memberdayakan masyarakat lokal dengan pekerjaan hijau berkualitas untuk masa depan," ungkapnya.
Keberanian Presiden Prabowo untuk secara terbuka melawan narasi Trump dan mengedepankan solusi iklim, menempatkan Indonesia pada posisi strategis dalam percaturan global.
"Ini momentum penting. Dunia harus melihat bahwa Indonesia siap memimpin perjuangan menghadapi krisis iklim," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









