Akurat

Tak Sekadar Organisme Sederhana, Jamur Adalah Kunci Keseimbangan Hutan

Eko Krisyanto | 21 September 2025, 23:01 WIB
Tak Sekadar Organisme Sederhana, Jamur Adalah Kunci Keseimbangan Hutan

AKURAT.CO Jamur sering kali dipandang sebelah mata sebagai organisme sederhana. Padahal, di balik wujudnya yang kecil dan sering tersembunyi, jamur memegang peran besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan.

Mereka bukan hanya pengurai alami, tetapi juga penghubung penting dalam rantai kehidupan, memastikan siklus nutrisi terus berjalan.

Bahkan, keberadaan jamur bisa menjadi indikator kesehatan sebuah hutan—jika jamur tumbuh subur, artinya ekosistem masih berfungsi dengan baik.

Jamur, Sang Daur Ulang Alami

Salah satu peran utama jamur adalah sebagai dekomposer.

Mereka memecah sisa-sisa daun gugur, kayu lapuk, hingga bangkai hewan menjadi nutrisi penting yang kembali diserap tanah.

Proses ini bagaikan mesin daur ulang alami. Tanpa jamur, material organik akan menumpuk dan hutan kehilangan sumber unsur hara yang vital bagi pertumbuhan tumbuhan baru.

Jamur juga menjalin hubungan khusus dengan akar tumbuhan yang dikenal sebagai mikoriza.

Hubungan saling menguntungkan ini membuat tanaman lebih mudah menyerap air dan mineral, sementara jamur mendapat pasokan karbohidrat dari inangnya.

Tak hanya itu, mikoriza membantu melindungi akar dari serangan penyakit, menjadikan tanaman lebih kuat. Inilah alasan mengapa hutan tetap subur dan mampu menopang keanekaragaman hayati.

Baca Juga: I Love You, Pak! WNI di New York Tak Bisa Sembunyikan Rasa Bahagia Saat Bertemu Presiden Prabowo

Kunci Keseimbangan Ekosistem

Bayangkan sebuah hutan tanpa jamur. Tanaman akan kesulitan tumbuh, nutrisi berhenti berputar, dan kehidupan lain yang bergantung padanya ikut terancam.

Jamur juga menjadi makanan bagi berbagai hewan kecil, menegaskan perannya dalam rantai makanan. Meski sering luput dari perhatian, jamur adalah penjaga tak terlihat yang memastikan harmoni alam terus terjaga.

Dengan memahami peran jamur, kita semakin sadar bahwa setiap makhluk hidup, sekecil apa pun, memiliki fungsi penting dalam menjaga bumi tetap seimbang.

Laporan: Nora Niswatun Choirina/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.