Hal ini ia sampaikan saat ditemui usai rapat bersama Komisi VI DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/9/2025).
Di mana dikabarkan akan ada penggabungan kembali antara Kementerian Koperasi dan UMKM, yang sebelumnya sudah dipisah.
Baca Juga: Reshuffle Kabinet, Politisi hingga Pejabat Mulai Berdatangan ke Istana
"Sudah dipisah. Ah Kamu bikin isu sendiri, ini sudah dipisah," katanya.
Budi Arie juga tidak berkomentar lebih jauh mengenai isu dirinya akan disingkirkan dari jajaran kabinet. Menurutnya, hal itu merupakan hak mutlak Presiden Prabowo Subianto.
"Itu hak prerogratif Presiden," ucapnya.
Baca Juga: Reshuffle Sore Ini, Empat Nama Menteri Beredar, Politikus Golkar Sudah di Istana
Budi Arie juga mengaku tetap fokus menjalankan tugas dan mandat untuk melaksanakan program kerakyatan.
"Hak prerogratif presiden. Belum. Kita kerja aja ngurus rakyat ya. Fokus ngurus rakyat," jelasnya.
Dia juga menepis usai rapat bersama Komisi VI DPR akan langsung bergeser ke Istana Negara, untuk mengindahkan agenda serah terima jabatan.
Baca Juga: Hasan Nasbi: Jangan Berspekulasi Soal Reshuffle, Kita Fokus Kerja
"Enggak, belum ada pemberitahuan. Kenapa? Kamu bikin isu sendiri kan? Pokoknya semuanya hak preogratif presiden. Kita fokus ngurus rakyat," tutup Budi Arie.