Prabowo: Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Bangsa, yang Tadinya Risau Kini Jadi Cerah

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat menjadi titik awal terwujudnya harapan baru bagi anak-anak bangsa. Dalam waktu yang tidak lama, sebanyak 100 lebih Sekolah Rakyat telah beroperasi.
"Tapi kita buktikan, yang tidak pernah diduga hari ini 100 sekolah sudah berdiri, sudah beroperasi, sudah kelihatan gagah-gagah semua ini. Banyak senyumnya, saya lihat mata mereka penuh dengan percaya diri. Saya terima kasih, dan tadi saya besar hati testimoni dari beberapa siswa yang masuk program ini," ujar Prabowo, dikutip Sabtu (23/8/2025).
Dia menekankan bahwa program ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi sebagian rakyat, yang masih berjuang menikmati arti kemerdekaan yang sesungguhnya.
Baca Juga: Prabowo Realisasikan 100 Sekolah Rakyat dalam Lima Bulan, Target Tahun Depan Lebih Banyak Lagi
Menurutnya, Sekolah Rakyat menjadi jawaban untuk mewujudkan kemerdekaan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya dalam mengakses pendidikan.
"Yang jelas kita sudah mulai melihat titik-titik harapan. Kita sudah melihat cerahnya anak-anak yang mungkin tadinya risau apa yang akan terjadi," ucapnya.
Kepada para guru dan kepala sekolah rakyat, Prabowo pun menitipkan pesan mendalam agar terus menjalankan tugas mulia mendidik generasi penerus bangsa.
"Bina anak didikmu, didik mereka dengan baik. Beri harapan kepada mereka, bantu mereka, buat mereka gembira. Jangan buat mereka pesimis, buat mereka gembira. Bangsa Indonesia berani dan harus gembira," pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh kementerian dan lembaga, termasuk TNI dan Polri, yang telah mendukung terwujudnya penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Tidak hanya itu, pemerintah juga berupaya untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia, salah satunya dengan perbaikan sekolah di daerah.
Baca Juga: Presiden Prabowo Beri Pengarahan Ribuan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat: Tugas Anda Sangat Mulia
"Kita akan mencapai cita-cita kebangkitan bangsa Indonesia. Jangan pernah ragu, jangan pernah menyerah, jangan pernah kecil hati, jangan pernah melecehkan pemimpin-pemimpin kita sendiri. Jangan pernah menghina orang tua kita sendiri," ujarnya.
Menutup arahannya, Prabowo kembali mengingatkan kepada para siswa tentang pentingnya penghormatan terhadap orang tua dan guru sebagai fondasi pembentukan karakter anak bangsa.
"Hormati orang tuamu, cintai orang tuamu, cium kaki ibumu. Jangan pernah kau rendah hati karena bapakmu kerja keras. Jangan sekali kau sedih karena orang tuamu masih belum makmur sekarang. Mereka, mereka bekerja keras untuk kalian. Hormati orang tuamu, cintai orang tuamu, hormati guru-gurumu," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









