Akurat

Pratikno Usul Cek Kesehatan Gratis Diterapkan di Kantor Pemerintahan dan Swasta

Ahada Ramadhana | 19 Agustus 2025, 13:35 WIB
Pratikno Usul Cek Kesehatan Gratis Diterapkan di Kantor Pemerintahan dan Swasta

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, mengusulkan agar pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga diterapkan di perusahaan, baik kantor swasta dan pemerintah. 

"Jadi kami menyarankan juga, mengharapkan banyak kantor-kantor lain di pemerintahan maupun swasta untuk menjalankan hal yang serupa," kata Pratikno saat meninjau pelaksanaan CKG bagi prgawai Kemenko PMK, di Kantor Kemenko PMK, Selasa (19/8/2025).

Menurutnya, jika pemeriksaan CKG dilakukan di kantor-kantor maka mempercepat pencapaian dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pencegahan timbulnya penyakit.

Baca Juga: PCO: Program CKG Jadi Titik Awal Menuju Masyarakat Merdeka dari Penyakit

Dia mengatakan, pelaksanaan CKG di Kemenko PMK karena banyak pegawainya yang kurang memiliki waktu untuk mengikuti melakukan CKG. 

"Makanya kita hadirkan pemeriksaan kesehatan gratis ini di kantor. Sehingga ini menghemat waktu bagi staf-staf kami. Dan ini juga berkisar sama dengan Kementerian Kemenko PM dan juga mitra-mitra yang ada di kawasan ini," jelas dia.

Dengan melibatkan dokter puskesmas di sekitar kawasan seperti Puskesmas Gambir, Menteng, Tanah Abang, dan Senen, kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan.

"Dengan cek kesehatan di atas sini, akan menjadi momentum pribadi untuk tiap orang mengetahui struktur kesehatannya sehingga diobservasi. Tidak hanya obesitas, ada tansinya, ada gulanya, kemudian ada berbagai macam lagi," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengapresiasi Kemenko PMK yang menjemput bola kepada para pegawainya untuk melakukan pemeriksaan CKG. Dengan harapan di akhir tahun dapat mencapai 52 juta pemeriksaan kesehatan.

Baca Juga: Pentingnya Sinergi Lintas Sektor untuk Sukseskan Program CKG dan MBG Menuju Generasi Emas

"Kegiatan yang seperti ini baik dilaksanakan karena kalau kita jemput bola, kalau kita nunggu di puskesmas angkanya kecil dan sedikit. Kita harapkan nanti tahun ini kita bisa sampai 52 juta pemeriksaan kesehatan yang bisa dirangkul oleh kemenkes," ujarnya.

Dengan melakukan CKG akan diukur secara antropometri dengan melakukan ukur lingkar perut, berat badan dan juga tes kebugaran yang dilihat dari hasil lari atau jogging.

"Tapi yang jelas kita akan berusaha untuk mensosialisasikan hidup sehat, membuat kantor ini menjadi tempat yang juga menjaga kebugaran dan kualitas kesehatan," tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.