BP Taskin Dorong Percepatan MBG di Daerah 3T, Masyarakat Miskin Ikut Diberdayakan

AKURAT.CO Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN), dalam mendorong percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, mengatakan bahwa saat ini sudah ada 1.000 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T.
"Khusus daerah 3T tadi sudah berbicara dengan pihak BGN tahun ini ada 1.000 titik daerah 3T dan kantong-kantong kemiskinan," kata Budiman di Kantor BP Taskin, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2025).
Baca Juga: BKPM: Program MBG Jadi Strategi Berantas Korupsi Sekaligus Pemerataan Gizi
Dia menjelaskan, anggaran untuk MBG di wilayah 3T berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah juga akan memperdayakan masyarakat dari kelompok miskin dan miskin ekstrem, untuk bekerja di dapur SPPG.
"BP Taskin fokus, bekerja sama dengan BGN daerah 3T, dan kantong-kantong kemiskinan untuk memastikan orang miskin saja, yang terlibat dan dipekerjakan dalam SPGG," ucapnya.
Bersamaan dengan itu, BP Taskin juga mendorong daerah-daerah untuk meningkatkan produksi pangan baik dari sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Sehingga nantinya, hasil produks tersebut bisa terserap untuk program MBG.
Dia mengatakan, dorongan untuk memproduksi pangan MBG telah diterapkan di sejumlah daerah seperti Indramayu, Brebes, hingga Cirebon. Dia juga tak memungkiri bahwa ada dukungan dari pihak swasta dalam hal ini.
"Khusus untuk Brebes, Indramayu, dan Cirebon, ada swastanya, plus koperasi, plus bumdes," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









