Akurat

Prabowo Ingin Masyarakat Merdeka dengan Hunian Layak Melalui Program 3 Juta Rumah

Atikah Umiyani | 13 Agustus 2025, 10:37 WIB
Prabowo Ingin Masyarakat Merdeka dengan Hunian Layak Melalui Program 3 Juta Rumah

AKURAT.CO Program Pembangunan dan Renovasi 3 Juta Rumah atau Program 3 Juta Rumah menjadi salah satu komitmen nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan kemerdekaan seluruh rakyat Indonesia dari ketimpangan sosial ekonomi.

Program 3 Juta Rumah bertujuan untuk memberikan akses hunian layak bagi masyarakat miskin ekstrem, miskin dan kelas menengah bawah.

Serta mempersempit kesenjangan antara masyarakat kota, desa dan pesisir.

"Presiden Prabowo ingin kemerdekaan dirasakan oleh setiap anak bangsa, tanpa terkecuali. Salah satu caranya adalah memastikan setiap keluarga Indonesia memiliki hunian yang layak, tempat mereka membangun masa depan dengan penuh martabat," kata Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Ujang Komarudin, di Jakarta, Rabu (13/8/2025).

Baca Juga: Badan Bank Tanah Dukung Program 3 Juta Rumah hingga Sekolah Rakyat di Sigi

Selain mengurangi kesenjangan, salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo ini dirancang untuk mengatasi backlog perumahan.

Menjawab kebutuhan sekitar 9,9 juta keluarga yang belum memiliki rumah dan merenovasi sebanyak 26,9 juta rumah yang tidak layak huni.

Strategi pelaksanaannya mencakup perbaikan 2 juta rumah tidak layak huni di desa, pembangunan satu juta rumah baru di perkotaan melalui kemitraan strategis dengan swasta dan penataan kawasan pesisir serta membangun hunian adaptif bencana.

Baca Juga: Akselerasi Program 3 Juta Rumah, Mendagri Minta Pemda Percepat Penerbitan PBG dan BPHTB

Melalui program ini, kata Ujang, pemerintah ingin mengendalikan harga tanah dan tata ruang. Caranya dengan mengarahkan subsidi untuk menormalisasi harga tanah serta menata zonasi dan posisi rumah agar tidak makin menjauh dari pusat kegiatan ekonomi.

Melalui upaya ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas hidup dan pemberdayaan ekonomi lokal.

"Pembangunan rumah ini tentu saja diiringi dengan peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan, listrik dan air bersih," kata Ujang.

Baca Juga: Di Forum IsDB, Fahri Hamzah Sampaikan Komitmen Pemerintahan Prabowo dalam Program 3 Juta Rumah per Tahun

Program 3 Juta Rumah merupakan penjabaran dari Asta Cita Presiden Prabowo, yakni melanjutkan pengembangan infrastruktur dan membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi.

Program ini bertujuan untuk menyediakan hunian layak, terjangkau dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama keluarga berpenghasilan rendah.

Menurut Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah, sektor perumahan bisa menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Mendagri Ingatkan Pemerintah Daerah Dukung Program 3 Juta Rumah

“Ini tidak hanya mengurangi backlog perumahan, tetapi juga menggerakkan sektor konstruksi, bahan bangunan, tenaga kerja dan investasi swasta. Dampaknya akan langsung terasa terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," jelas Fahri.

Dengan pendekatan terintegrasi antara pembangunan fisik, pemberdayaan masyarakat, dan pemerataan ekonomi wilayah, Program 3 Juta Rumah diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas hidup rakyat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi Indonesia.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK