Akurat

Jamin Masa Depan Anak, CKG Siap Jangkau 53 Juta Siswa di Semua Jenis Sekolah

Atikah Umiyani | 5 Agustus 2025, 20:43 WIB
Jamin Masa Depan Anak, CKG Siap Jangkau 53 Juta Siswa di Semua Jenis Sekolah

AKURAT.CO Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah ditargetkan bisa menjangkau 53 juta siswa. Program ini akan digelar di semua sekolah, termasuk lembaga pendidikan berbasis keagamaan di bawah binaan Kementerian Agama (Kemenag) dengan jumlah peserta didik mencapai 12,5 juta.

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) RI, Hariqo Wibawa Satria, mengatakan program ini dihadirkan sebagai wujud kepedulian pemerintah dalam menjamin masa depan anak yang sehat dan unggul. 

"Siswa sekolah negeri, swasta, dan sekolah berbasis keagamaan, semua akan mendapatkan CKG. Presiden Prabowo ingin sumber daya manusia Indonesia menjadi generasi emas pada 2045," ucap Hariqo kepada awak media di Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Baca Juga: Kementerian Agama Dukung Cek Kesehatan Gratis bagi 12,5 Juta Siswa Lintas Agama

Bagi Prabowo, seluruh anak Indonesia adalah aset bangsa yang sangat berharga. Hal ini menjadi alasan mengapa pemerintah mengeluarkan sejumlah kebijakan strategis dan prioritas, untuk mengamankan masa depan anak-anak Indonesia. 

Seperti Makan Bergizi Gratis, Cek Kesehatan Gratis, peningkatan kapasitas RSUD, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, serta berbagai program beasiswa. 

Presiden juga telah menandatangani Peraturan Pemerintah No 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak. 

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Jemput Bola ke Sekolah demi Wujudkan Generasi Emas

Selain itu, Presiden Prabowo juga menerbitkan Perpres No 81 tahun 2025 yang mengatur tunjangan khusus untuk dokter spesialis dan subspesialis di daerah tertinggal, perbatasan dan Kepulauan. 

Hariqo menjelaskan, selain untuk pelajar, program CKG juga diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Program ini diharapkan bisa menjangkau 285 juta penduduk Indonesia secara bertahap.

Dia pun turut mengapresiasi kerja keras Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam menyukseskan program ini. "Kita pantas memberikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan yang telah bekerja keras dan menjalankan tugas ini dengan baik," pungkas Hariqo. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.