Akurat

Prabowo dan PM Anwar Ibrahim Gelar Konsultasi Tahunan, Sorot Masalah Penangkapan Nelayan di Wilayah Perbatasan

Wahyu SK | 29 Juli 2025, 14:41 WIB
Prabowo dan PM Anwar Ibrahim Gelar Konsultasi Tahunan, Sorot Masalah Penangkapan Nelayan di Wilayah Perbatasan

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menggelar Annual Consultation atau konsultasi tahunan antarpemimpin negara di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengatakan bahwa ada beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan kali ini. Pertama yaitu mengenai hubungan bilateral kedua negara.

Baca Juga: Presiden Prabowo dan PM Anwar Ibrahim Sepakat Perkuat Peran ASEAN dan Stabilitas Kawasan

"Dari pertemuan yang dilakukan, beberapa hal yang dibahas. Tentu saja perkembangan hubungan bilateral antara kedua negara, kemudian isu-isu penting di kawasan dan isu-isu penting global," ujarnya di Istana Merdeka.

Sugiono mengatakan, kedua pemimpin negara juga berbicara mengenai kemajuan-kemajuan yang telah dicapai, seperti menurunnya jumlah nelayan yang ditangkap akibat beroperasi melewati batas wilayah.

Baca Juga: Presiden Prabowo Puji PM Anwar Ibrahim Usai Sukses Mediasi Konflik Thailand-Kamboja, Tegaskan Indonesia Siap Membantu

"Perundingan perbatasan, kemudian penurunan angka penangkapan nelayan di masing-masing wilayah yang sebelumnya juga banyak menjadi masalah antara Indonesia dan Malaysia," ujarnya.

Selain itu, Presiden Prabowo dan PM Anwar Ibrahim juga membahas soal kemudahan akses bagi anak-anak pekerja migran asal Indonesia untuk menempuh pendidikan di Malaysia.

Baca Juga: Presiden Prabowo Sambut Hangat PM Anwar Ibrahim di Istana Merdeka, Gelar Annual Consultation RI-Malaysia

"Kemudian pembentukan sejumlah community learning center bagi anak-anak dan murid-murid di Semenanjung Malaysia dan di Sabah dan Sarawak. Anak-anak dari pekerja migran Indonesia untuk bisa bersekolah di sana," katanya.

Lebih lanjut, kedua kepala negara juga membahas eskalasi di perbatasan wilayah Kamboja dan Thailand.

Baca Juga: Presiden Prabowo Undang 82 Profesional Muda ke Hambalang, Bahas Masa Depan Kepemimpinan Ekonomi

Baik Indonesia maupun Malaysia berkomitmen untuk mendorong terwujudnya perdamaian.

"Selama beberapa hari ini komunikasi intensif juga dilakukan dan sama-sama kita ketahui kemarin dilakukan pertemuan antara dua delegasi dari Thailand dan Kamboja di Kuala Lumpur. Dan tentu saja hal itu juga dijadikan salah satu dari bahan pembicaraan pada pertemuan konsultasi tahunan siang hari ini," jelas Sugiono.

Baca Juga: Kemiskinan Menurun, Mensesneg Tegaskan Target Nol Persen di Era Prabowo-Gibran

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK