Program Trisula Prabowo Harus Transparan dan Berkelanjutan

AKURAT.CO Program Trisula yang akan diluncurkan Presiden Prabowo Subianto jelang HUT ke-80 RI, mendapat apresiasi dari banyak pihak karena dianggap sejalan dengan semangat dan cita-cita Indonesia Emas.
Program Trisula terdiri dari tiga program yang menjadi prioritas pemerintahan Prabowo, yaitu program Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan percepatan jangkauan Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap pelajar.
"Saya mengapresiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang akan melaksanakan program trisula yaitu Sekolah Rakyat, Kopdes Merah Putih dan Percepatan CKG terhadap pelajar menjelang HUT RI ke 80," ucap pengamat politik, Fernando Emas, kepada Akurat.co, Minggu (13/7/2025).
Baca Juga: PAN Dukung Penuh Trisula Prabowo: Bukti Janji Kampanye Mulai Ditepati
Fernando menilai, sejumlah program tersebut perlu pengawalan dan pengawasan ketika sudah berlangsung. Sehingga, ketiga program tersebut dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Agar tidak berubah duka cita, seluruh program pro rakyat ini harus dikawal dan diawasi. Jangan sampai berantakan dan gagal di tengah jalan," ujarnya.
Dia juga berharap pemerintah tidak anti kritik, dan mau melakukan evaluasi secara berkala. Di sisi lain, seluruh program ini diharapkan bisa dijalankan dengan profesional tanpa ada kepentingan bisnis dan politik.
"Program tersebut dijalankan bukan hanya untuk sekedar memenuhi janji politik tetapi memang didasari oleh niat baik untuk kepentingan masyarakat Indonesia," tuturnya.
Dia berpersan kepada pemerintah, agar seluruh program tersebut bisa berjalan secara transparan dan berkelanjutan agar dapat dinikmati oleh masyarakat secara luas.
"Saya berharap program pro rakyat tersebut dilakukan dengan transparan dan berkelanjutan serta semakin banyak yang bisa menikmati," ungkap Direktur Rumah Politik Indonesia.
Sebelumnya, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) RI, Hasan Nasbi, menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan 3 program strategis pemerintah untuk mendukung pemerataan dan pembangunan.
Baca Juga: Trisula Prabowo Jadi Langkah Nyata Menuju Pemerataan, Golkar Siap Kawal
Tiga program yang dijuluki sebagai Trisula tersebut akan diluncurkan sepanjangan bulan Juli, dalam rangka menyambut perayaan 80 tahun hari jadi Kemerdekaan Indonesia.
"Jadi akan ada tiga program yang akan diluncurkan oleh pemerintah sepanjang bulan Juli, dari awal sampai akhir bulan Juli ini. Ini merupakan bagian dari trisula program pemerintah untuk pemerataan pembangunan dan pengentasan kemiskinan," ujar Hasan dalam sesi konferensi pers di Kantor PCO, Jakarta, Selasa (8/7/2025).
Dia menjelaskan, Presiden Prabowo memiliki tiga senjata untuk mengentaskan kemiskinan dan mencapai Indonesia Emas. Tiga senjata tersebut yaitu sektor kesehatan, pendidikan, dan sosial ekonomi.
Adapun program pertama yang akan diluncurkan, yaitu Sekolah Rakyat, yang akan diresmikan langsung Presiden Prabowo pada akhir Juli mendatang.
"Ini akan ada seratus Sekolah Rakyat untuk tahun pertama yang akan menerima anak-anak dari keluarga yang mengalami kemiskinan ekstrim. Jadi program ini adalah untuk memutus rantai kemiskinan," jelasnya.
Kemudian program kedua, yaitu kelanjutan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Di mana, jangkauan program ini akan dipercepat bagi para pelajar di berbagai tingkatan.
"Yang kedua, akan ada juga kelanjutan dari cek kesehatan gratis, tapi nanti adalah cek kesehatan gratis di sekolah. Ini akan menyasar anak-anak sekolah SD, SMP, dan SMA. Anak-anak ini akan mendapatkan pemeriksaan gigi, telinga, tekanan darah, termasuk juga pemeriksaan screening TBC, dan juga pemeriksaan kejiwaan," ujarnya.
Baca Juga: Program Trisula Prabowo Bukti Negara Hadir Layani Rakyat
Kemudian program ketiga, yaitu Program Koperasi Desa Merah Putih. Rencananya, program tersebut akan diluncurkan langsung oleh Presiden Prabowo pada 19 Juli.
"Tempatnya mungkin di Koperasi Desa di Klaten. Dan ini sekaligus dimulainya program Koperasi Desa Merah Putih sebesar 80.000 koperasi di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia," tuturnya.
Dengan melaksanakan tiga program tersebut, Hasan berharap bahwa pemerintah tidak hanya sekedar merayakan kemerdekaan sebagai seremoni, tapi juga betul-betul memulai pemerataan kemerdekaan di berbagai bidang yang strategis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









