Di KTT BRICS, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Perangi Perubahan Iklim

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto mengikuti sesi pertemuan bersama pada hari kedua dalam rangkaian KTT BRICS 2025, di Rio de Janeiro, Brasil, Senin (7/7/2025)
Sesi pertemuan tersebut mengangkat tema "Environment, COP 30 and Global Health" yang menyoroti khusus mengenai tantangan lingkungan serta isu kesehatan global.
Dalam keterangannya usai mendampingi Presiden Prabowo, Wakil Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Nasir, menyampaikan tantangan nyata perubahan iklim yang dihadapi dunia.
Baca Juga: Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo Capai 81,2 persen, Paling Tinggi Sektor Sosial Budaya
Dia mengatakan, Indonesia berkomitmen untuk turut serta dalam memerangi perubahan iklim tersebut.
"Tadi Pak Presiden menyampaikan bahwa dampak-dampak dari perubahan iklim sangat dirasakan oleh Indonesia. Dan menyampaikan komitmen Indonesia untuk memerangi climate change dan utamanya proses upaya kita untuk melakukan energi bersih," jelas Tata.
Pada sesi tersebut, menurut Tata, sejumlah negara turut menyampaikan komitmennya untuk menangani permasalahan mengenai perubahan iklim.
Baca Juga: Prabowo Dorong BRICS Jadi Motor Kerja Sama Ekonomi Global South
Termasuk juga penguatan kolaborasi dan agenda iklim menjelang Conference of The Parties atau COP30 yang akan diselenggarakan di Brasil.
"Ada beberapa yang menyampaikan komitmen negara mereka untuk menangani climate change dan mempersiapkan COP 30 yang akan dilaksanakan di Belem, Brasil," lanjutnya.
Selain itu, Tata menyampaikan bahwa Presiden Prabowo turut memberikan perhatian terhadap isu kesehatan global.
Baca Juga: Di KTT BRICS, Prabowo Tegas Tolak Perang dan Penerapan Standar Ganda
Menurutnya, Indonesia menyatakan dukungan terhadap Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam menangani isu kesehatan global.
"Tadi Bapak Presiden menyampaikan komitmennya untuk meneruskan, membantu WHO terkait global health," katanya.
Baca Juga: Debut di KTT BRICS, Prabowo Dapat Sambutan Khusus dari Presiden Brasil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









