Akurat

Wakil Ketua DPR: Penguatan SDM Jadi Kunci Profesionalisme Polri di Usia ke-79

Ahada Ramadhana | 30 Juni 2025, 21:12 WIB
Wakil Ketua DPR: Penguatan SDM Jadi Kunci Profesionalisme Polri di Usia ke-79

AKURAT.CO Dalam momentum Hari Bhayangkara ke-79, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) di tubuh Polri sebagai pondasi utama dalam memperkuat profesionalisme dan integritas institusi.

Ia menilai, transformasi internal yang dijalankan Polri sejauh ini perlu terus diperkuat agar sejalan dengan kebutuhan zaman dan tuntutan masyarakat.

“Di usia ke-79 ini, saya melihat Polri terus menunjukkan komitmennya memperkuat kualitas SDM. Ini adalah kunci agar Polri semakin profesional dan responsif terhadap harapan publik,” ujar Cucun di Jakarta, Senin (30/6/2025).

Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini jatuh pada 1 Juli 2025 dan mengusung tema ‘Polri untuk Masyarakat’.

Acara puncak digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.

Selain SDM, Cucun juga menyoroti kesiapan Polri dalam merespons perkembangan teknologi.

Ia memuji langkah-langkah institusi kepolisian yang mulai mengadopsi transformasi digital sebagai bagian dari upaya menjawab tantangan keamanan yang makin kompleks.

“Upaya Polri mengintegrasikan sistem data antara satuan reserse, lalu lintas, dan intelijen patut diapresiasi. Ini menunjukkan arah kerja yang makin presisi dan efisien,” jelasnya.

Baca Juga: Reformasi Birokrasi Digital Harus Presisi, Efisien, dan Berbasis Dampak Nyata

Ia meyakini, sinergi antar-unit dengan dukungan sistem data yang terintegrasi akan meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan dan memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Lebih jauh, Cucun menggarisbawahi pentingnya kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat. Menurutnya, Polri harus tetap mengedepankan kehadiran fisik di lapangan sebagai bentuk perlindungan nyata bagi rakyat.

“Polisi tidak boleh hanya bekerja dari balik meja. Kehadiran mereka di lapangan menjadi simbol rasa aman bagi rakyat, di mana pun mereka beraktivitas, baik secara ekonomi maupun sosial,” tegasnya.

Meski mengapresiasi berbagai kemajuan di tubuh Polri, Cucun juga mendorong institusi ini untuk terus membuka ruang evaluasi dan pembenahan.

“Masih ada ruang perbaikan, dan itu hal yang wajar dalam dinamika lembaga sebesar Polri. Yang penting, semangat memperbaiki diri dan terus mendekat ke rakyat harus tetap hidup,” ujarnya.

Ia pun menekankan bahwa pendekatan humanis dalam pelayanan publik adalah hal mutlak bagi aparat kepolisian.

“Polri harus menjadi pengayom rakyat, bukan menakut-nakuti. Pendekatan humanis harus selalu diutamakan dalam setiap tugas,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Cucun menyampaikan apresiasi dan harapan untuk Korps Bhayangkara.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Terima kasih atas dedikasi seluruh anggota Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban bangsa. Semoga Polri terus tumbuh sebagai institusi yang profesional, berintegritas, dan dekat dengan rakyat. Jaya selalu Kepolisian Negara Republik Indonesia,” tutupnya.

Baca Juga: Reformasi Birokrasi Digital Harus Presisi, Efisien, dan Berbasis Dampak Nyata

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.