Akurat

Mentan Serukan Persatuan HKTI Kepada Ketua Umum Terpilih Sudaryono

Leo Farhan | 27 Juni 2025, 11:44 WIB
Mentan Serukan Persatuan HKTI Kepada Ketua Umum Terpilih Sudaryono

AKURAT.CO Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) resmi mengakhiri dualisme kepemimpinan dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (26/6/2025). Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum HKTI periode 2025–2030.

Terpilihnya Sudaryono menjadi tonggak sejarah baru setelah lebih dari satu dekade HKTI terpecah antara kubu Fadli Zon dan Moeldoko.

"Dalam rapat pimpinan (rapim), kita telah memilih, menunjuk dan mempercayakan Bapak Wamentan, Bapak Sudaryono, untuk memimpin HKTI ke depan," ujar Moeldoko, disambut tepuk tangan meriah ratusan pengurus HKTI.

Sudaryono memberi hormat kepada Moeldoko dan anggota HKTI yang hadir. Munas ke-10 juga dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Ketua Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) HKTI, Oesman Sapta Odang (OSO).

Amran meminta Sudaryono menjaga soliditas dan merangkul semua kubu. "Sekarang, kita buka lembaran baru. Biarkan semua masuk Pak Dar (Sudaryono, red). Jabatan apa saja. Kalau perlu kembangkan ke samping. Sekretaris Jenderal (Sekjen)-nya ada lima, Bendahara Umum (Bendum)-nya ada lima, biarkan saja," tuturnya.

Amran menilai perjalanan HKTI akan terseleksi secara alami. "Nanti akan berguguran sendiri. Memimpin itu ada konsekuensinya, bukan hal mudah. Saya sebagai pihak yang menjembatani, ini bukan hal mudah. Nanti saya bertemu dengan Pak OSO, Pak Muldoko, itu nggak mudah. Saya akan dimintai pertanggungjawaban," jelas dia.

OSO memastikan peleburan dua pengurus ini akan mulus sampai ke tingkat akar rumput, menjadi lompatan untuk melindungi dan memperjuangkan nasib petani.

"Saya sudah bertemu dengan Presiden Prabowo. Peluk-pelukan. Besar harapan Presiden Prabowo agar HKTI bersatu," ungkapnya.

Ia menegaskan pentingnya mendukung 76 juta petani Indonesia. "Petani itu tulang punggung, dan salah satu kekuatan bangsa," tegasnya.

OSO menilai Sudaryono layak memimpin dengan rekam jejak bersih dan pengalaman organisasi yang memadai.

Sudaryono menegaskan komitmennya memperkuat HKTI sebagai mitra strategis pemerintah dan pelindung petani. Ia menyoroti distribusi pupuk, harga komoditas, dan birokrasi subsidi.

"Saya anak petani, dan saya tahu betul apa yang dirasakan para petani di lapangan. Jadi, saya akan kerja keras tanpa rem. Harus gaspol demi swasembada pangan seperti visi Presiden Prabowo," ujarnya.

Ke depan, ia menjanjikan revitalisasi organisasi melalui teknologi, pelibatan generasi muda, dan kolaborasi lintas lembaga untuk benar-benar menyentuh kebutuhan petani.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.