Mentan Targetkan Swasembada Beras Tahun Ini

AKURAT.CO Kementerian Pertanian memastikan telah melaksanakan tugas untuk memproduksi beras sebanyak-banyaknya. Guna mencapai swasembada beras agar tidak lagi melakukan impor beras.
"Satu kata jawabannya, Mentan tupoksinya adalah produksi," kata Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, terkait target swasembada beras.
Menurutnya, stok beras saat ini telah melampaui target yaitu 31 juta ton beras. Di mana pada tahun lalu, di bulan yang sama sampai Oktober, jumlah beras hanya 27 juta ton.
Baca Juga: Ditlantas Polda Riau Salurkan Dua Ton Beras Lewat Gerakan Pangan Murah
Dan itu kita patut syukuri. Produksi tanpa impor, tupoksi adalah produksi. Tidak ada impor, tidak. Sudah luar biasa," kata Mentan.
Terkait swasembada beras, Mentan berharap dapat dilaksanakan tahun ini. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta Kementan untuk melakukan swasembada secepatnya.
"Doakan, presiden minta kita swasembada secepat-cepatnya. Mudah-mudahan (tahun ini). Kita berdoa semoga tidak ada goncangan lagi ," kata Mentan di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (3/9/2025).
Baca Juga: Beras Oplosan: Dari Sania hingga Jelita, Merek-merek yang Terbukti Curang
Sebelumnya, Perum Bulog memastikan ketersediaan beras nasional berada dalam kondisi aman.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan, saat ini cadangan beras mencapai 3,9 juta ton dan dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga panen raya yang diperkirakan berlangsung dua bulan ke depan.
Bulog juga telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan beras di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Komisi IV DPR RI Minta Penetapan HET Beras Satu Harga Seperti BBM
Salah satunya dengan menyalurkan beras kepada 214 kabupaten/kota yang tercatat mengalami kenaikan inflasi berdasarkan evaluasi pemerintah.
"Pada hari pertama penyaluran saja sudah terdistribusi hampir 10 ribu ton beras. Hingga saat ini angka itu terus bertambah dengan rata-rata penyaluran mencapai lebih dari tujuh ribu ton per hari," kata Rizal, pada Selasa (2/9/2025).
Baca Juga: Waspada Krisis, DPR Ingatkan Pemerintah Kendalikan Harga Beras
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








