Akurat

Soeharto dan Marsinah Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Fadli Zon: Keduanya Penuhi Syarat

Herry Supriyatna | 5 November 2025, 22:30 WIB
Soeharto dan Marsinah Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Fadli Zon: Keduanya Penuhi Syarat

AKURAT.CO Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon menegaskan bahwa Presiden ke-2 RI Soeharto dan aktivis buruh perempuan Marsinah memenuhi syarat untuk dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Hal itu disampaikan Fadli usai menghadiri rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Rapat tersebut membahas persiapan Anugerah Gelar Kepahlawanan Nasional yang akan diberikan pada peringatan Hari Pahlawan 2025.

Fadli mengungkapkan terdapat 40 nama calon pahlawan nasional yang baru diusulkan tahun ini, serta 9 nama tambahan lanjutan dari tahun sebelumnya. Seluruh kandidat, kata dia, telah memenuhi kriteria yang ditetapkan.

“Semua nama itu memenuhi syarat, termasuk Presiden Soeharto. Beliau sudah tiga kali bahkan diusulkan. Ada juga nama-nama dari 2011, 2015, dan semuanya sudah memenuhi syarat,” ujar Fadli.

Menurut Fadli, Soeharto memiliki rekam jejak sejarah yang kuat dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI, khususnya melalui Serangan Umum 1 Maret 1949.

“Beliau memimpin Serangan Umum 1 Maret, serangan besar yang menjadi tonggak penting pengakuan dunia terhadap Republik Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga: Optimisme Prabowo Lanjutkan Proyek Kereta Cepat hingga Banyuwangi Diapresiasi

Selain itu, Fadli turut menyebut sejumlah peran Soeharto dalam operasi pembebasan Irian Barat dan berbagai kontribusi lain yang akan dipaparkan secara rinci dalam dokumen resmi GTK.

Fadli membenarkan bahwa Marsinah, buruh pabrik arloji yang tewas pada 1993 setelah memperjuangkan hak para pekerja, juga diusulkan menerima gelar pahlawan nasional.

“Itu termasuk yang diusulkan juga oleh tokoh-tokoh buruh, organisasi buruh, serta pemerintah daerah,” kata Fadli.

Ia menegaskan bahwa perjuangan Marsinah membela hak-hak pekerja telah menjadi inspirasi bagi gerakan buruh di Indonesia.

“Memenuhi syarat. Perjuangannya menginspirasi dalam memperjuangkan kesejahteraan dan hak-hak buruh,” ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.