Akurat

Presiden Jokowi Sakit Apa? Masyarakat Ramai Mendoakan untuk Kesembuhannya

Fajar Rizky Ramadhan | 23 Juni 2025, 06:18 WIB
Presiden Jokowi Sakit Apa? Masyarakat Ramai Mendoakan untuk Kesembuhannya

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo mengalami gangguan kesehatan usai melakukan kunjungan ke Vatikan. Kondisi tersebut disebut-sebut sebagai akibat dari alergi kulit yang menyebabkan peradangan, terutama pada bagian wajahnya.

Meski begitu, pihak Istana memastikan bahwa kondisi umum kesehatan Presiden ke-7 Republik Indonesia itu tetap baik dan tidak mengalami gangguan serius.

Ajudan Presiden, Komisaris Polisi Syarif Muhammad Fitriansyah, menyampaikan bahwa perubahan pada kondisi fisik Jokowi memang terlihat, khususnya pada kulit wajah. Namun ia menegaskan bahwa Jokowi dalam keadaan sehat secara keseluruhan.

“Kalau memang secara visual kita bisa lihat ya kulit Bapak memang agak berubah. Tapi secara fisik, memang secara fisik oke beliau. Nggak ada masalah. Beliau sangat-sangat sehat walafiat,” ujar Syarif saat dikonfirmasi, Minggu (22/6/2025), dikutip oleh media.

Perubahan visual ini diduga merupakan reaksi alergi yang menyebabkan peradangan pada kulit Presiden. Syarif menambahkan bahwa informasi medis yang ia terima dari tim dokter Istana menunjukkan bahwa Jokowi tidak menderita penyakit lain selain reaksi alergi tersebut.

Baca Juga: Kaesang Pastikan Jokowi Tak Maju Jadi Caketum PSI: Enggak Mungkin Anak dan Bapak Bersaing

“Memang secara medis disampaikan dokter ke kami juga, alerginya beliau itu menyebabkan adanya peradangan,” jelasnya.

Saat ini, Presiden Jokowi tengah menjalani masa pemulihan. Menurut Syarif, proses pemulihan berjalan dengan baik dan kondisi Presiden terus membaik.

“Kondisi Bapak membaik, sedang proses pemulihan. Nggak ada, nggak ada (sakit lain). Saat ini proses pemulihannya mulai membaik, sangat membaik,” ucapnya. Saat ditanya apakah peradangan itu terlihat jelas di wajah Presiden, ia membenarkan, “Iya.”

Sementara itu, ketika ditanya mengenai dugaan penyakit autoimun langka seperti Stevens-Johnson Syndrome, Syarif memilih untuk menyerahkan penjelasan tersebut kepada pihak medis.

“Nah, itu mungkin dokter nanti yang lebih detail menjelaskan (disebut kena autoimun),” tuturnya.

Di tengah proses pemulihannya, Jokowi tetap sempat menyapa masyarakat yang datang ke kediamannya untuk menyampaikan ucapan selamat ulang tahun pada Sabtu (21/6). Masyarakat yang hadir tampak antusias dan menyampaikan harapan agar Presiden segera pulih.

“Cepat sembuh Pak Jokowi. Sehat selalu Pak Jokowi,” seru warga yang hadir memberikan doa dan semangat.

Baca Juga: Golkar Tak Masalah Jika Jokowi Pilih PSI: Pintu Kita Terbuka untuk Siapapun

Meskipun mengalami kondisi kesehatan yang menuntut pemulihan, kehadiran Jokowi di tengah masyarakat menjadi penegasan bahwa dirinya masih menjalankan aktivitas meskipun terbatas.

Pemerintah belum memberikan keterangan resmi lebih rinci mengenai diagnosis medis yang diderita Presiden, namun informasi sejauh ini menekankan bahwa kondisi beliau terkendali dan tidak membahayakan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.