AGTC Unas: Konsistensi dan Kenal Diri Sendiri Jurus Ampuh Kembangkan Media Sosial

AKURAT.CO, Media sosial telah menjelma menjadi platform yang fokus pada eksistensi penggunanya dengan mefasilitasi mereka beraktivitas maupun berkolaborasi. Konsistensi, mengenal diri sendiri serta mengikuti perkembangan zaman diklaim jadi jurus ampuh mengembangkan media baru itu.
Ketua Tim Media Sosial Akurat.co, Lintang Idhayu Sandhinika menekankan pentingnya pemilik akun media sosial mengenal diri sendiri dalam mengembangkan media sosial yang dimulai dari sejumlah pertanyaan.
“Apakah kamu mengenal diri kamu sendiri? Apa yang mau kamu lakukan di media sosial? Apa yang mau kamu dapatkan dari media sosial? Bagaimana pandangan orang lain terhadap media sosial kamu?” kata Lintang dalam kegiatan Akurat Goes to Campus (AGTC) bertema "Content is Power: Realitas vs Viralitas" di Kampus Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Kamis (8/5/2025).
Baca Juga: Akurat Goes to Campus di Unas: Industri Media Mati, Konten Tetap Abadi
Kegiatan ini dihadiri Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerjasama Unas Cyntia Dewi Anggraini mewakili Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unas, Aos Yuli Firdaus, dan jajaran sivitas akademika Program Studi Ilmu Komunikasi serta ratusan mahasiswa Unas, terutama mereka yang tergabung di Unas TV.
Selain Lintang, AGTC kali ini menghadirkan narasumber lain berpengalaman di bidangnya. Mereka adalah Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Unas, Djudjur Luciana Radjagukguk dan Pemimpin Redaksi Akurat.co, Aldi Gultom.
AGTC diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama alias Memorandum of Understanding (MoU) antara Akurat.co dengan FISIP Unas. Perjanjian diteken oleh Pimpinan Umum Akurat.co, Afriadi dan Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerjasama Unas Cyntia Dewi Anggraini.
Baca Juga: Kegiatan AGTC di Unas, Akademisi Wanti-Wanti Jurnalisme Media Sosial Jangan Sekadar Viral
Sedangkan Implementation Agreement (IA) ditandatangani oleh Pemred Akurat.co, Aldi Gultom dan Kaprodi Ilmu Komunikasi Unas, Djudjur Luciana Radjagukguk.
Lebih jauh Lintang menjelaskan peta pikiran alias mind map pengembangan media sosial yang mencakup konten seperti perencanaan, strategi, dan konsistensi. Sementara visual mencakup grafik dan trademark.
“Secara visual kita boleh mengadaptasi dari kreator konten atau influencer lain, tapi kita harus punya trademark kita sendiri,” ucapnya.
Baca Juga: Pemred Akurat.co Berbagi Rahasia Bikin Konten Viral di AGTC Unas, Penasaran?
Sedangkan interaksi, kata dia, tercermin pada user feedback. Untuk engagement di mana audien merasa terikat dengan kreator konten tercermin pada interaksi antara pemilik akun dengan audien tersebut secara responsif.
Ia pun memaparkan bagaimana mind map itu berlaku dari hari ke hari mulai dari perencanaan konten seperti konsep peta pikiran dan kalender. Persiapan desain visual seperti pewarnaan, jenis font dan estetika. Begitu juga dengan gaya visual yang konsisten.
Lalu, brainstorming dengan melakukan riset, mengumpulkan referensi dan recap. Setelah itu masuk pada proses produksi konten seperti shooting, editing, dan pengunggahan.
“Pada tahap hasil, kreator konten harus kembali mengecek karyanya dan mendorong engagement audien. Terakhir melakukan review dan adaptasi dengan mengecek analitik sebelum kembali ke kalender di perencanaan konten di tahap awal,” papar Lintang.
Dalam praktiknya, lanjut dia, pengembangan media sosial membutuhkan riset. “Riset, riset, dan riset. Cari sebanyak mungkin referensi, perbandingan, minat, bagaimana mereka berkembang,” ungkapnya.
Sedangkan terkait alat produksi, menurutnya, bukan soal seberapa mahal, tapi terkait erat pada seberapa sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.
Ia juga menekankan pentingnya kepo dan fomo dalam pengertian positif. “Content creator harus bisa berkembang mengikuti tren dan punya rasa ingin tahu yang besar,” kata dia.
Kreator konten juga, lanjut dia, harus terus mencoba dan terus belajar. “Pasang target, tantang diri kamu sendiri. Do it! Jangan hanya planning di kepala. Semua tujuan selalu dimulai dari langkah pertama,” imbuhnya.
Di atas semua itu, suksesnya AGTC di perguruan tinggi swasta tertua di Jakarta ini berkat kerja sama apik Akurat.co dan Universitas Nasional dengan dukungan dari BUMN holding industri pertambangan Indonesia, Mining Industry Indonesia (MIND ID) dan NMW Skin Care. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan doorprize menarik bagi mahasiswa yang aktif diskusi selama acara berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









