Kegiatan AGTC di Unas, Akademisi Wanti-Wanti Jurnalisme Media Sosial Jangan Sekadar Viral

AKURAT.CO, Jurnalisme media sosial adalah praktik penyebaran informasi berbasis nilai-nilai jurnalistik, yaitu fakta, verifikasi, dan kepentingan publik. Pesan jurnalistik disampaikan melalui saluran platform media seperti Twitter alis X, Instagram, TikTok, YouTube dan lain-lain.
Namun, akademisi Universitas Nasional mengingatkan, jurnalisme media sosial bukan sekadar konten viral atau opini, melainkan produk kerja jurnalistik yang memanfaatkan saluran digital.
“Memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan dan keterlibatan audiens secara real time, seperti Twitter memang merupakan alat yang hebat untuk menyebarkan opini secara langsung, tetapi tidak dapat menggantikan liputan media yang dikurasi secara kritis,” kata Ketua Program Studi (Kaprodi) Ilmu Komunikasi Universitas Nasional (Unas), Djudjur Luciana Radjagukguk pada kegiatan Akurat Goes to Campus (AGTS) di Aula Blok I Lantai 4, Universitas Nasional (Unas), Jakarta, Kamis (8/5/2025).
Baca Juga: Akurat Goes to Campus di Unas: Industri Media Mati, Konten Tetap Abadi
Selain Kaprodi Ilmu Komunikasi, kegiatan ini dihadiri Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerjasama Unas Cyntia Dewi Anggraini mewakili Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nasional, Aos Yuli Firdaus, Kepala Laboratorium Unas TV, Swastiningsih serta ratusan mahasiswa Unas, terutama mereka yang tergabung dalam Unas TV.
AGTC kali ini mengangkat tema 'Content is Power: Realitas versus Viralitas' dengan menghadirkan para pembicara yang berpengalaman di bidangnya, yakni Kaprodi Ilmu Komunikasi Unas, Djudjur Luciana Radjagukguk, Pemimpin Redaksi Akurat.co, Aldi Gultom dan Ketua Tim Media Sosial Akurat.co, Lintang Idhayu Sandhinika.
Dalam sambutannya, pihak Unas sangat bersyukur dapat menambah ilmu pihak Akurat.co yang betul-betul bergerak di bidang media.
“Sekarang ada media sosial, tinggal kita bagaimana caranya dapat melakukan kreasi. Nah, ini sangat beruntung Akurat.co hadir di sini dan kita boleh belajar akan hal ini,” ucap Djudjur.
Kegiatan AGTC dinilainya merupakan ruang pembelajaran baru yang memberikan ilmu pengetahuan sehingga dapat mengembangkan mahasiswa Unas menjadi jauh lebih baik. “Karena itu menurut saya, jangan hilangkan kesempatan ini karena kesempatan tidak pernah datang dua kali. Sebab, yang datang ke sini adalah pakarnya,” ungkap dia.
Kegiatan AGTC Unas diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama alias Memorandum of Understanding (MoU) antara Akurat.co dengan FISIP Unas. Perjanjian diteken oleh Pimpinan Umum Akurat.co, Afriadi dan Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerjasama Unas Cyntia Dewi Anggraini.
Sedangkan Implementation Agreement (IA) ditandatangani oleh Pemred Akurat.co, Aldi Gultom dan Kaprodi Ilmu Komunikasi Unas, Djudjur Luciana Radjagukguk.
Suksesnya AGTC di perguruan tinggi swasta tertua di Jakarta ini berkat kerja sama apik Akurat.co dan Unas dengan dukungan penuh dari BUMN holding industri pertambangan Indonesia, Mining Industry Indonesia (MIND ID) dan NMW Skin Care. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan door prize menarik bagi mahasiswa yang aktif bertanya selama acara berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 8Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





