Akurat

Pendidikan Keterampilan Penting agar Buruh Bisa Berdaya Saing

Ahada Ramadhana | 4 Mei 2025, 15:47 WIB
Pendidikan Keterampilan Penting agar Buruh Bisa Berdaya Saing

AKURAT.CO Pendidikan dan buruh, memiliki hubungan yang erat dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang berkeadilan dan berdaya saing.

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Edi Purwanto, mengatakan pendidikan bermutu dan berkualitas akan berkesinambungan dalam mengubah sistem tenaga kerja. Kondisi yang saat ini perlu dicermati adalah pendidikan yang tidak lagi hanya soal duduk di bangku sekolah dan belajar teori semata.

"Pendidikan sudah berkembang menjadi sarana untuk membekali generasi muda dengan life skill atau keterampilan hidup yang relevan dengan dunia kerja dengan melihat dinamika sosial saat ini," kata Edi Purwanto, dikutip Minggu (4/5/2025).

"Pendidikan hari ini harus menjawab tantangan di era ke depan. Kita tidak bisa lagi berorientasi hanya pada akademik," sambungnya.

Baca Juga: MABAR Spesial Ramadhan: EKONOMI Pencuci Piring Bantu Santri Bogor Kuasai Keterampilan Memasak

Edi menilai, saat ini diperlukan sistem pendidikan yang melatih keterampilan sehingga sumber daya manusia (SDM) bisa berkembang menjadi pekerja yang berdaya saing.

"Seperti berpikir kritis, komunikasi, kerja sama tim, dan adaptasi terhadap perubahan sehingga muncul skill pada diri mereka. Semua itu nantinya menjadi bekal penting bagi para pekerja masa depan," tuturnya.

Edi juga menekankan pentingnya pendidikan vokasi, pelatihan teknis, dan sertifikasi keterampilan sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Keterampilan yang dimiliki generasi muda akan menjadi modal bermanfaat saat ia bekerja kelak.

"Buruh yang terdidik dan memiliki keterampilan hidup akan lebih siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompleks," ucap Edi.

"Mereka bukan hanya menjadi pekerja yang andal, tapi juga mampu menciptakan peluang baru bagi dirinya dan lingkungannya, tidak lagi menjadi buruh yang dipekerjakan secara semena-mena," tambahnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.