Akurat

Hari Buruh 2025, Prabowo Diminta Segera Revisi UU Ketenagakerjaan

Citra Puspitaningrum | 1 Mei 2025, 16:49 WIB
Hari Buruh 2025, Prabowo Diminta Segera Revisi UU Ketenagakerjaan

AKURAT.CO Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh dari Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jakarta Utara, menuntut Presiden Prabowo Subianto untuk lebih serius memperhatikan kesejahteraan buruh di seluruh Indonesia.

Ketua DPC SPN Jakarta Utara, Sopyan Hadi, mengungkapkan meskipun sudah ada beberapa kebijakan yang dibuat oleh pemerintah, namun masih banyak hal yang perlu diperjuangkan demi meningkatkan kesejahteraan pekerja, mulai dari upah yang layak hingga perlindungan sosial yang lebih baik. 

"Kalau dari kita (SPN) meminta agar Undang-Undang Ketenagakerjaan harus segera direvisi agar berpihak kepada buruh," kata Sopyan saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2025).

Baca Juga: Prabowo Dukung Marsinah Jadi Pahlawan Nasional, Mewakili Perjuangan Para Buruh

Mereka juga meminta Presiden Prabowo, untuk segera mengimplementasikan kebijakan yang berpihak kepada buruh, dan menanggapi masalah-masalah yang masih dihadapi pekerja di berbagai sektor.

"Yang paling kita sorotin dari Undang-Undang Ketenagakerjaan ini outsourcing," ujarnya.

Sopyan yang sudah bekerja selama 20 tahun menilai, outsourcing menjadi faktor yang melemahkan posisi buruh sebagai pekerja. Sebab, sistem outsourcing sangat merugikan dan tidak mensejahterakan buruh. 

"Kalau naik gaji kita usulkan tiap tahun (kenaikan UMP). Ya kalau bicara kurang memang di Jakarta itu kebutuhannya lebih tinggi daripada pendapatannya," ucapnya.

Menurutnya, kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada peringatan May Day 2025 tahun ini menjadi semangat dan harapan baru bagi para buruh. Mengingat, Prabowo menjadi salah satu Presiden yang hadir secara langsung dalam peringatan hari buruh Internasional ketimbang pendahulunya.

"Kalau saya melihat kehadiran Pak Prabowo ini untuk menyatukan seluruh unsur buruh agar bisa bersama-sama membangun bangsa," tuturnya.

Selain itu, buruh dari kawasan industri Cikarang MM 2100 Bekasi juga turut memberikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo di Monas untuk menunjukkan perhatian pemerintah terhadap nasib buruh. 

Baca Juga: May Day 2025, Pemerintah Diminta Perbaiki Kesejahteraan Buruh Tani

Mereka berharap, semangat tersebut tidak hanya berhenti pada seremonial, tetapi diikuti dengan langkah konkret yang dapat meningkatkan kesejahteraan buruh.

Massa aksi yang turut mengenakan atribut serikat pekerja, dan membawa spanduk bertuliskan tuntutan-tuntutan mereka juga menyerukan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan upah minimum regional (UMR) yang adil, serta peningkatan perlindungan bagi pekerja yang menghadapi risiko tinggi di lapangan.

Aksi peringatan May Day ini berlangsung tertib dan diwarnai dengan semangat perjuangan buruh yang ingin memastikan kesejahteraan mereka mendapat perhatian serius dari pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.