Kisah dr. Ayu Widyaningrum, Dokter Estetika dan Dermatologi dengan Ratusan Penghargaan

AKURAT.CO Di era modern saat ini, semakin banyak wujud dari emansipasi wanita. Salah satunya, dr. Ayu Widyaningrum, MM, Magister AAAM dan Magister IBAM, dokter estetika dan dermatologi asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang terus mengukir prestasi gemilang.
Dia meraih penghargaan 'Best Influencer Aesthetic Doctor' di ajang Aesthetic Excellence Award 2025 yang diselenggarakan Korean Aesthetic Medical Company, tepat pada Hari Kartini, 21 April 2025.
Terbaru, dr. Ayu ditetapkan sebagai penerima Eksekutif Award 2025 untuk kategori Pemimpin Inklusif 2025. Pemimpin Inklusif adalah pemimpin yang mendorong keberagaman, kesetaraan, dan inklusi di dalam organisasi atau tim yang dipimpinnya.
Baca Juga: Jangan Kelewatan! Promo Hari Kartini Banyak Diskon Makanan dan Minuman Khusus 21 April 2025, Cocok untuk Wanita Indonesia!
Mereka memastikan bahwa setiap individu, tanpa memandang latar belakang, identitas, atau karakteristik pribadi mereka, merasa dihargai, didengar, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi serta berkembang.
Acara ini akan menjadi panggung bergengsi untuk memberikan penghargaan kepada para tokoh dan pemimpin eksekutif yang telah menunjukkan kinerja luar biasa dan kontribusi signifikan dalam berbagai bidang. dr. Ayu bersama Widya Aesthetic Clinic dianggap layak menerima penghargaan tersebut.
"Setiap penghargaan selalu saya syukuri sebagai sebuah pencapaian. Tapi komitmen saya tidak akan pernah berhenti. Saya justru semakin termotivasi untuk meningkatkan potensi yang ada di diri saya, dalam hal intelektual, inteligensi, dan inovasi, sehingga apa yang saya ciptakan dan pelajari baik secara nasional maupun internasional bisa bermanfaat untuk masyarakat. Inovasi baru yang saya terus kembangkan tentu saja bertujuan menjadikan wanita Indonesia memiliki penampilan cantik secara natural, elegan, serta bersifat wellness dan menyehatkan," ungkap dr. Ayu.
Sejak mendalami di dunia estetika dan kesehatan, dirinya terus memacu diri. Selain belajar hingga ke berbagai negara di dunia, dia selalu melakukan inovasi dan menciptakan temuan terbaru dalam bidang dermatologi estetika.
"Sebagai dokter estetika artinya saya bisa menciptakan suatu seni. Selain mengobati kulit pasien, saya juga harus membuat seni bagaimana membuat seorang puasa itu menjadi cantik, natural, elegan, dan terlihat profesional. Tidak hanya itu, yang sifatnya pengobatan atau treatment yang dilakukan kepada pasien itu pada dasarnya adalah sebuah karya art beauty elegan and wellness," tuturnya.
Maka berbagai inovasi, kinerja, kerja keras, dan gaya kepemimpinan dr. Ayu menjadikannya sosok dokter estetika dengan penghargaan terbanyak. Dia seakan menjadi perwujudan dari semangat emansipasi yang diperjuangkan oleh RA Kartini, bahwa perempuan dapat berkontribusi secara signifikan di berbagai bidang, termasuk estetika dan kesehatan.
Baca Juga: Viral Video Wanita Baju Kuning Warung Madura, Ini Etika Bersosial Media dalam Islam
"Alhamdulillah sudah banyak pencapaian yang sudah saya dapatkan dari 2017 hingga 2025, yaitu 172 penghargaan. Semua ini merupakan hal yang luar biasa dan bagi saya artinya semua kerja keras saya diapresiasi. Saya juga ingin memotivasi bahwa wanita juga dapat sukses dalam karir dan semoga hal tersebut dapat menginspirasi masyarakat Indonesia, khususnya para Kartini Indonesia," tegasnya.
Meski sibuk dengan berbagai aktivitas dan rutinitas sebagai dokter estetika, dr. Ayu tetap bisa membagi waktu untuk keluarga, terutama anak-anaknya. Dia pun mengungkapkan, bahwa keberhasilannya tidak terlepas dari dukungan keluarga.
"Di balik kesibukan, saya harus membagi waktu antara karir dan pekerjaan saya sebagai seorang dokter estetika dengan sosok seorang ibu dan istri dari lima anak dan suami. Karenanya, saya dedikasikan setiap penghargaan untuk anak-anak tercinta yang telah men-support, juga untuk suami, dan orang tua saya," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









