Perkuat Pelayanan Sektor Pariwisata, ITTA Foundation Beri Penghargaan Pelaku Industri

AKURAT.CO Sebagai wujud apresiasi atas dedikasi terhadap pelaku industri dalam menjaga kualitas pelayanan di sektor pariwisata, Indonesia Travel & Tourism Awards (ITTA) Foundation menyelenggarakan penganugerahan tahun 2025 dengan memberikan 45 penghargaan.
"Para pelaku industri yang dinilai sukses menunjukkan ketangguhan dan inovasi di tengah pertumbuhan sektor pariwisata nasional yang berkelanjutan," kata Presiden ITTA Foundation, Panca R. Sarungu, dalam keterangannya, Minggu (21/12/2025).
Dia menuturkan bahwa ajang ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud apresiasi atas dedikasi para pelaku industri dalam menjaga standar kualitas layanan meskipun menghadapi tantangan global.
"ITTA adalah apresiasi terhadap kerja keras dan inovasi. Kami berharap penghargaan ini memotivasi industri untuk terus menciptakan layanan berkualitas, memberdayakan masyarakat lokal, dan menjaga keberlanjutan lingkungan," ujar Panca.
Baca Juga: Perkuat Pariwisata, Prabowo Mau Seluruh Kota di Indonesia Bersih dan Indah
Kredibilitas ITTA 2025 didukung oleh kemitraan strategis yang telah terjalin selama 16 tahun dengan Binus Business School.
"Proses seleksi pemenang dilakukan melalui metodologi ketat, mulai dari penilaian pakar, survei responden hingga verifikasi akhir oleh dewan juri independen," ujar Panca.
Sementara itu, Head of MM International Program Binus Business School, Dewi Tamara, menjelaskan, akademisi memiliki peran dalam memastikan objektivitas penghargaan dalam validasi sisi metodologi yang terukur, mendukung pemilihan responden hingga validasi pertanyaan
"Hal itu dilakukan agar kita sampai kepada pemenang yang benar-benar layak diumumkan pada malam penganugerahan ini," katanya.
Baca Juga: Punya Pengaruh Besar, Pemerintah Perkuat Sektor MICE hingga Pariwisata
Salah satu penganugerahan Lifetime Achievement Award 2025 diberikan kepada Sapta Nirwandar atas kontribusi panjang dan pengaruh signifikannya dalam memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di kancah global.
Dewi menekankan bahwa kekuatan pariwisata Indonesia terletak pada kreativitas dan semangat kolaborasi.
Melalui penyelenggaraan tahun ke-16 ini, ITTA Foundation berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan standar layanan global serta mewujudkan ekosistem pariwisata Indonesia yang lebih inklusif dan berdaya saing tinggi di masa depan.
"Penghargaan ini untuk seluruh insan pariwisata Indonesia. Hanya dengan inovasi, kualitas, dan keberlanjutan, Indonesia dapat terus menjadi destinasi kelas dunia," katanya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tekankan Konektivitas untuk Dorong Ekonomi dan Pariwisata di DIY
Ajang ITTA 2025 sendiri digelar di Artotel Suite Mangkuluhur, Jakarta, pada, Selasa (16/12/2025) yang dihadiri tokoh nasional, perwakilan pemerintah, serta para pemimpin asosiasi industri pariwisata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









