AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto berencana mengevakuasi warga Gaza, Palestina, ke Indonesia atas dasar kemanusiaan.
Namun, agar inisiatif ini berjalan lancar, pemerintah harus menyiapkan rencana yang komprehensif.
Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, rencana tersebut harus memiliki perancangan yang jelas, mulai dari waktu pelaksanaan hingga tempat tinggal bagi para pengungsi sementara.
Kesiapan Menyambut Pengungsi Gaza
Dave menyoroti dua aspek utama yang harus dipersiapkan jika evakuasi warga Gaza benar-benar dilaksanakan, yaitu lokasi penampungan serta layanan bagi pengungsi.
Ia mengingatkan agar pemerintah tidak hanya berfokus pada pemindahan warga Gaza ke Indonesia, tetapi juga memastikan bahwa mereka mendapatkan fasilitas yang layak.
Baca Juga: Prabowo dan Presiden Mesir El-Sisi Akan Perdalam Bahas Konflik di Gaza
"Pemerintah harus menyiapkan tempat tinggal, layanan kesehatan dan pendidikan bagi anak-anak. Selain itu, pelatihan kerja bagi orang dewasa juga perlu dipertimbangkan. Jangan sampai mereka justru terlantar akibat kurangnya persiapan," jelas Dave, dikutip Sabtu (12/4/2025).
Selain fasilitas, durasi tinggal para pengungsi juga menjadi perhatian.
Dave menekankan pentingnya menentukan batas waktu warga Gaza berada di Indonesia serta memastikan adanya mekanisme pemulangan setelah kondisi di Gaza membaik.
Dukungan Diplomasi Presiden Prabowo
Selain rencana evakuasi, langkah diplomasi Presiden Prabowo ke beberapa negara Timur Tengah, seperti Uni Emirat Arab, Mesir, Qatar, Yordania dan Turki juga mendapat dukungan.
Baca Juga: PP Persis Nilai Rencana Evakuasi Anak Gaza ke Indonesia Bersifat Dilematis
Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, menyambut baik upaya Presiden Prabowo dalam mencari solusi bagi Palestina dan menekan penghentian kekerasan di Jalur Gaza.
"Ini adalah respons positif dari Presiden Prabowo agar Indonesia berperan lebih aktif dalam upaya perdamaian dan mengakhiri tragedi kemanusiaan di Gaza," katanya.
Hidayat juga menekankan bahwa rencana evakuasi harus berlandaskan misi kemanusiaan dan bersifat sementara.
Kategori warga yang dievakuasi mencakup korban luka, anak-anak yatim piatu serta mereka yang mengalami trauma akibat perang.
"Evakuasi ini harus fokus pada penyembuhan para korban. Mereka akan mendapatkan perawatan di Indonesia dan kembali ke Gaza setelah wilayah tersebut dibangun kembali sebagai bagian dari negara Palestina yang merdeka," tambahnya.
Baca Juga: Waspada Tujuan Terselubung Donald Trump dari Wacana Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja






