Akurat

Usai Bertemu Prabowo, Megawati Tegaskan PDIP Bersama Pemerintah Tapi Tidak Masuk Koalisi

Paskalis Rubedanto | 9 April 2025, 14:55 WIB
Usai Bertemu Prabowo, Megawati Tegaskan PDIP Bersama Pemerintah Tapi Tidak Masuk Koalisi

AKURAT.CO Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mempersilakan Presiden Prabowo Subianto menggunakan partainya sebagai instrumen menguatkan pemerintahan.

Hal itu disampaikan Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (9/4/2025).

Menurutnya, Megawati berharap kepemimpinan Presiden Prabowo bisa efektif sampai lima tahun ke depan.

"Ibu Mega mengharapkan agar masa kepresidenan Pak Prabowo yang telah dilantik pada tanggal 20 Oktober 2024 bisa efektif, untuk kebaikan dan kesejahteraan rakyat," kata Muzani.

"Karena itu jika dianggap perlu, silakan menggunakan PDI sebagai instrumen yang juga bisa digunakan untuk memperkuat pemerintahan tetapi tidak dalam posisi dalam koalisi," tambahnya.

Baca Juga: PDIP Ungkap Komitmen Prabowo-Megawati: Komunikasi Intens untuk Kepentingan Bangsa

Saat ditanyai penegasan PDIP tidak akan masuk koalisi pendukung pemerintah, Muzani tidak mengelak.

"Ya kira-kira seperti itu. Pokoknya begitu," kata Muzani yang juga Ketua MPR RI.

"Jadi, pada prinsipnya, Ibu Megawati juga berharap agar masa kepresidenan Pak Prabowo bisa efektif sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara menggunakan kekuatannya untuk kepentingan rakyat dan rakyat Indonesia," jelasnya.

Usai pertemuan, Prabowo dan Megawati juga dikabarkan telah berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi.

Terutama menyangkut hal-hal strategis terkait jalannya pemerintahan.

Baca Juga: Jokowi Angkat Bicara Soal Pertemuan Diam-diam Prabowo dan Megawati

Begitu yang disampaikan politisi PDIP, Guntur Romli, menanggapi pertemuan Prabowo dan Megawati.

"Presiden Prabowo dan Ibu Megawati berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi. Terutama jika menyangkut kepentingan-kepentingan strategis nasional dan internasional yang akan berdampak kepada nasib rakyat dan masa depan bangsa serta negara Indonesia," jelasnya.

Guntur juga mengungkap bahwa pertemuan Prabowo dan Megawati berlangsung sekitar 1,5 jam dan disebut sebagai momen istimewa antara dua tokoh bangsa yang telah lama bersahabat.

"Dalam pertemuan hanya empat mata tersebut, Ibu Megawati dan Pak Prabowo banyak membicarakan hal-hal yang bersifat pribadi sebagai dua orang tokoh bangsa yang sudah bersahabat baik sejak dahulu hingga saat ini," ujarnya.

Meski berlangsung secara mendadak, Guntur menyebut bahwa pertemuan tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak lama.

Baca Juga: Pertemuan Prabowo-Megawati di Teuku Umar Bernuansa Silaturahmi dan Keakraban

"Meski kedatangan Presiden Prabowo ke kediaman Ibu Megawati bersifat mendadak, namun antara Ibu Megawati dan Presiden Prabowo sebenarnya sudah merencanakan pertemuan sejak lama. Namun karena kesibukan beliau berdua baru kali ini pertemuan tersebut dapat terlaksana," jelasnya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.