Cegah Kecelakaan, Menkes Imbau Masyarakat Manfaatkan Pos Pelayanan Kesehatan

AKURAT.CO Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pada musim mudik tahun ini, Kementerian Kesehatan RI telah mengaktifkan 2.702 Pos Pelayanan Kesehatan yang tersebar di berbagai titik strategis. Termasuk di jalan arteri, tempat wisata, pelabuhan, terminal bis, dan rest area dalam tol.
Pos kesehatan di Kalikangkung, menjadi salah satu titik layanan dengan fasilitas lengkap. Mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, layanan kegawatdaruratan, hingga layanan kesehatan tradisional.
Kunjungan Menkes dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan para pemudik, khususnya pengemudi, tetap prima selama menempuh perjalanan panjang kembali ke tempat tinggal masing-masing. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari sinergi lintas sektor untuk mendukung arus balik yang aman, sehat, dan selamat.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 7 April 2025: Keberuntungan dalam Aspek Percintaan, Karier, Keuangan, dan Kesehatan!
"Untuk beristirahat di rest area tentunya ini benar-benar penting untuk bisa kembali dalam keadaan sehat. Kita ingin masyarakat kembali dalam kondisi yang prima karena kita ingin masyarakat lebih banyak yang selamat," ujarnya dalam keteranganya, Senin (7/4/2025).
Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan dan Polri, terjadi penurunan angka kecelakaan sebesar 12 persen dan penurunan fatalitas hingga 88 persen pada arus mudik tahun ini. Hal ini disebabkan, karena meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya istirahat dan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
"Masalah kesehatan terbesar selama mudik adalah kecelakaan. Umumnya disebabkan kelelahan. Maka, penting untuk beristirahat minimal 30 menit setiap 4-5 jam berkendara dan memeriksa kesehatan secara berkala," tambahnya.
Dengan bekerja sama dengan stakholder terkait juga telah menyediakan ribuan pos layanan kesehatan di jalur utama, jalur alternatif, serta berbagai rest area guna memastikan layanan kesehatan mudah diakses oleh pemudik.
Hingga 5 April 2025 pukul 19.00 WIB, tercatat 10.164 penanganan medis dilakukan di pos kesehatan, dengan tiga keluhan terbanyak yaitu hipertensi, nyeri kepala, dan influenza. Selain itu, sebanyak 3.169 pengemudi di 18 provinsi telah menjalani pemeriksaan kesehatan.
Baca Juga: Jadi Bahan Bakar Tubuh, Nutrisi Adalah Kunci Kesehatan
"Dari jumlah tersebut, sekitar 5 persen dinyatakan tidak layak mengemudi karena memiliki tekanan darah di atas 170/110 mmHg, kadar gula darah di atas 300 mg/dL, atau hasil tes alkohol/NAPZA yang positif," tegasnya.
Sebelumnya, pos pelayanan kesehatan di Gerbang Tol Kalikangkung sendiri telah beroperasi sejak 25 Maret dan akan aktif hingga 8 April 2025. Pos ini dijalankan dalam sistem kerja shift selama 8 jam, didukung tenaga kesehatan profesional serta fasilitas medis yang memadai.
Ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Kesehatan untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi masyarakat selama periode arus mudik dan balik Lebaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









