Akurat

Sosok Bersahaja dan Luwes, Didit Prabowo Jadi Idola Baru Perpolitikan Nasional

Atikah Umiyani | 2 April 2025, 16:30 WIB
Sosok Bersahaja dan Luwes, Didit Prabowo Jadi Idola Baru Perpolitikan Nasional

AKURAT.CO Putera Presiden Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo atau Didit Prabowo, disebut sebagai idola baru dalam perpolitikan nasional.

Hal ini tidak lepas dari sikapnya yang luwes dalam menjalin komunikasi dengan tokoh dan para Presiden RI terdahulu.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, turut menyoroti bagaimana langkah Didit pada momen lebaran mengunjungi kediaman Presiden Ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, kediaman Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo, dan kediaman Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Jadi, yang pertama yang ingin saya katakan, kenapa saya sebut Didit itu sebagai idola baru? Karena suka tidak suka, kiprah dan kemudian bagaimana perilaku Didit belakangan ini memang sering kali mendapatkan apresiasi dan simpati dari publik," kata Adi melalui kanal Youtube Adi Prayitno Official, Rabu (2/4/2025).

Baca Juga: Gibran: Didit Prabowo, Sosok Pemersatu yang Merangkul Semua Tokoh

Adi menilai, kedekatan Didit dengan para presiden terdahulu menunjukkan adanya keluwesan dalam menjalin komunikasi, yang tidak bisa dilakukan oleh semua orang.

"Jadi, wajar kalau kemudian misalnya kebersamaan dengan mantan-mantan presiden terdahulu, itu adalah sebagai bagian dari bagaimana Didit ini adalah sebagai sosok yang memang memiliki keluwesan dalam berkomunikasi secara politik," ujarnya.

Menurut Adi, apa yang dilakukan Didit sedikit berbeda dengan anak presiden pada umumnya yang lebih banyak dikunjungi oleh para elit-elit politik.

"Biasanya kalau ia menjadi bagian anak presiden di Republik Indonesia, elit-elit lah yang kemudian akan mendatangi karena melekat pada dirinya adalah sebagai bagian dari kekuasaan," ujarnya.

Baca Juga: Momen Akrab Megawati-Puan Kedatangan Ahmad Muzani hingga Didit Hediprasetyo di Hari Lebaran

Sementara, Didit mampu menunjukkan kerendahan hati dengan mengunjungi para pemimpin terdahulu sebagai bukti bahwa dirinya mampu masuk ke semua kalangan.

"Saya kira itu adalah sebagai sebuah bagaimana secara gestur Didit ini adalah sebagai sosok yang memang cukup bersahaja, bisa masuk ke semua kalangan politik yang dulu mungkin publik tahunya tidak bisa saling bersinergi satu sama yang lain," ungkapnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK