THR Ojol Perlu Pengawasan Ketat Agar Berjalan Lancar

AKURAT.CO Komisi IX DPR RI memberikan dukungan penuh, terhadap kebijakan yang diumumkan oleh Presiden Prabowo Prabowo Subianto mengenai pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja, termasuk para pengemudi ojek online (ojol).
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Alifudin, mengatakan kebijakan pemberian THR ini merupakan langkah positif yang sangat dinantikan oleh para pekerja di Indonesia.
"Pemberian THR merupakan hak yang seharusnya diterima oleh setiap pekerja, baik yang bekerja di sektor formal maupun informal. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif terhadap daya beli masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan mereka menjelang Lebaran," ujar Alifudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/3/2025).
Baca Juga: THR ASN Cair, Daya Beli Ngacir?
Menurutnya, pemberian THR kepada para pengemudi ojek online adalah keputusan yang sangat tepat. Karena mereka, merupakan salah satu kelompok pekerja yang sangat terdampak oleh dinamika perekonomian digital.
"Dengan pemberian THR ini, mereka akan merasa lebih dihargai dan didukung oleh negara. Ini adalah langkah inklusif yang menunjukkan perhatian pemerintah terhadap seluruh lapisan pekerja di Indonesia," urainya.
Dia juga mengharapkan, agar pencairan THR dapat dilaksanakan dengan lancar, tepat waktu, dan sesuai dengan hak-hak pekerja.
"Pemerintah dan perusahaan harus memastikan bahwa THR diberikan tanpa ada penundaan. Selain itu, perlu adanya pengawasan yang ketat agar tidak ada pihak yang mencoba untuk menghindari kewajiban memberikan THR kepada pekerja mereka," tegasnya.
Sebagai anggota Komisi IX DPR RI Dapil Kalimantan Barat 1, Alifudin juga menekankan pentingnya peran pengawasan dari instansi terkait seperti Kementerian Tenaga Kerja dan Dinas Ketenagakerjaan di daerah, untuk memastikan bahwa kebijakan ini berjalan sesuai dengan aturan, khususnya kami akan turun langsung didaerah dapil pemilihan.
"Kami di Komisi IX akan terus memantau dan memberikan dukungan penuh agar kebijakan ini tidak hanya sebatas wacana, tetapi dapat terealisasi dengan baik di lapangan," tuturnya.
Dia berharap, bahwa kebijakan ini dapat memberikan keberkahan bagi seluruh pekerja di Indonesia, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia secara keseluruhan.
"Kesejahteraan pekerja adalah prioritas kita bersama. Semoga pemberian THR ini dapat meningkatkan rasa syukur dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam merayakan Idul Fitri tahun ini," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pemerintahannya menaruh perhatian serius terhadap situasi dan kondisi para pengemudi online.
Untuk itu, Prabowo mengimbau kepada seluruh aplikator ojek online untuk memberikan bonus hari raya kepada para pengemudinya dalam bentuk uang tunai.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo dalam konferensi pers, yang dalam hal ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Perusahaan GoJek dan Grab, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (10/3/2025).
"Untuk itu pemerintah mengimbau kepada seluruh layanan angkutan berbasis transportasi untuk memberi bonus hari raya kepada para pengemudi dan kurir online dalam bentuk uang tunai dengan mempertimbangkan keaktifan kerja," ujar Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








