Akurat

DPR Sampaikan 7 Catatan Agar Mudik Lebaran 2025 Berjalan Aman dan Nyaman

Paskalis Rubedanto | 9 Maret 2025, 15:59 WIB
DPR Sampaikan 7 Catatan Agar Mudik Lebaran 2025 Berjalan Aman dan Nyaman

AKURAT.CO Puncak arus mudik Lebaran 2025 diperkirakan terjadi pada 28-30 Maret 2025, dengan jumlah pemudik diprediksi mencapai 146,48 juta orang.

Untuk itu, Wakil Ketua Komisi V DPR, Syaiful Huda, menyampaikan tujuh catatan agar mudik tahun ini bisa berjalan aman dan nyaman, serta zero accident atau bebas dari kecelakaan kendaraan.

"Sebagai anggota DPR RI, kami berada di posisi pengawasan. Kami akan mengawasi pelaksanaan mudik lebaran tahun ini," kata Huda dalam keterangannya, dikutip Minggu (9/3/2025).

Baca Juga: Segera Daftar! Pertamina Siapkan 5 Ribu Kursi Mudik Gratis 2025, Akses Link mudikpertamina2025.com

Menurutnya, ratusan juta nyawa masyarakat Indonesia itu merupakan tanggung jawab pemerintah dan pihak kepolisian agar seluruhnya selamat sampai kampung halaman.

Catatan kedua, baru pertama kali mudik lebaran dilakukan di tengah pelaksanaan efisiensi anggaran. Pemerintah dan semua stakeholder yang terkait dengan pelaksanaan arus mudik, tidak boleh lupa bahwa prioritas utama negara adalah keselamatan dan jaminan hidup aman bagi warga negara.

"Sehingga penekanan pada keamanan dan kenyamanan harus menjadi prioritas dan doktrin utama dalam penyelenggaraan Arus Mudik 2025," bebernya.

Ketiga, dia meminta pemerintah harus berpegang pada doktrin, yaitu kesalamatan, keamanan, dan kenyamanan. Dengan tiga doktrin itu, potensi akan terjadi persoalan bisa diminimalisir.

Keempat, dia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang sudah sejak jauh hari melakukan persiapan. Misalnya, soal penurunan harga tiket penerbangan. Pemerintah juga memberikan intensif 6 persen PPN dari harga tiket.

Kelima, terkait kesiapan infrastruktur. Menurut dia, infrastruktur relatif bisa ditangani dengan baik. Walaupun sekarang masih dalam perbaikan jalan, tapi dia memastikan semuanya akan berjalan lancar.

Baca Juga: Pendaftaran Mudik Gratis Kemenhub 2025 Resmi Dibuka, Simak Kuota dan Rutenya

"Kami bisa pastikan secara umum dalam situasi ini, perbaikan sedang terus berjalan dan bisa segera dituntaskan," urainya.

Catatan keenam, dia menyoroti manajemen transprotasi. Misalnya, tiket pesawat terjadi penurunan, tapi masih ada problem delay pesawat, dan penumpukan pesawat. Jadi, manajemen trasnportasi harus betul-betul prima dalam menyambut mudik lebaran.

"Catatan ketujuh adalah kemudahan akses informasi. Termasuk akses informasi ketika ada kecelakaan. Supaya mudik lebaran ini menjadi mudik bersama, dan tanggung jawab bersama. Ketika ada masalah bisa mudah diselesaikan," tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.