Akurat

Kualitas Mudik Lebaran Jangan sampai Terganggu Akibat Efisiensi Anggaran

Paskalis Rubedanto | 7 Maret 2025, 07:52 WIB
Kualitas Mudik Lebaran Jangan sampai Terganggu Akibat Efisiensi Anggaran

AKURAT.CO Efisiensi anggaran di kementerian dan lembaga dikhawatirkan banyak pihak mempengaruhi kualitas penyelenggaraan mudik Lebaran 2025.

Fraksi PKB DPR mendorong jika penyelenggaraan mudik Lebaran 2025 tetap mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan masyarakat.

"Mudik tahun ini menjadi momentum pembuktian negara untuk menciptakan mudik aman, nyaman sehingga para pemudik tiba dengan sehat dan selamat. Apalagi tahun ini, mudik Lebaran pertama di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto," ujar Ketua Fraksi PKB DPR, Jazilul Fawaid, di Kompleks Parlemen, Kamis (6/3/2025).

Ia mengatakan, mudik bagi mayoritas Indonesia merupakan perjalanan spiritual. Tak heran jika peserta mudik terus meningkat dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran 2025, Mendagri Minta Daerah Segera Perbaiki Infrastruktur

Maka sudah kewajiban dari pemerintah untuk menyelenggarakan mudik yang berkualitas.

"Kita harus akui bahwa dalam beberapa tahun terakhir pelaksanaan mudik terus menunjukkan tren membaik. Baik dari menurunkan jumlah kecelakaan, kian turunnya waktu tempuh pemudik, hingga kian berkualitasnya layanan di rest area. Ini yang harus dipertahankan bahkan ditingkatkan dalam pelaksanaan mudik tahun ini," jelasnya.

Saat ini, kata Jazilul, pemerintah telah melakukan berbagai persiapan hingga peluncuran program layanan mudik Lebaran.

Mulai penurunan tiket pesawat, penyelenggaraan mudik gratis hingga diskon tarif tol.

Selain itu juga ada berbagai perbaikan layanan pelabuhan penyeberangan.

Baca Juga: Pemerintah Gaspol Atur Strategi Mudik Lebaran 2025: Libur Dimajukan, ASN WFH, dan Bus Gratis

"Negara harus hadir memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat dalam melaksanakan mudik agar pemudik tiba di tujuan dengan selamat," tuturnya.

Jazilul menambahkan, adanya program efisiensi anggaran diharapkan tidak menghambat pelaksanaan mudik Lebaran.

Oleh karena itu, dibutuhkan keterlibatan berbagai kalangan seperti pihak Kepolisian, Kementerian Perhubungan, BUMN, partai politik hingga swasta.

"Bagaimana pun, mudik jangan sampai terganggu dengan adanya efisiensi anggaran. Saya yakin semua pihak yang terlibat mampu memprioritas pelaksanaan mudik untuk kepentingan bersama. Jika mudik tahun ini sukses, artinya negara pun sukses melaksanakan mudik," pungkasnya.

Baca Juga: Menhub dan Gubernur DKI Jakarta Bahas Persiapan Mudik Lebaran 2025, Pemprov Siapkan Mudik Gratis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.