Akurat

Termasuk Megawati, Prabowo Ajak Semua Mantan Presiden Jadi Penasihat Danantara

Atikah Umiyani | 24 Februari 2025, 16:49 WIB
Termasuk Megawati, Prabowo Ajak Semua Mantan Presiden Jadi Penasihat Danantara

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto mengajak semua Presiden terdahulu untuk menjabat Dewan Penasihat Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Sejumlah mantan Presiden tersebut di antaranya Presiden Ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri; Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY); dan Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi.

"Pak Prabowo berencana mengajak semua Presiden terdahulu," kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, saat dikonfirmasi Akurat.co, Senin (24/2/2025).

Baca Juga: Rosan Roeslani Pimpin BPI Danantara, Erick Thohir Jadi Ketua Dewan Pengawas

Namun, Hasan tidak menjawab gamblang ketika ditanya kapan para Presiden terdahulu tersebut akan dilantik sebagai Dewan Penasihat BPI Danantara.

Ia menyarankan agar menunggu informasi selanjutnya.

"Tunggu saja nanti informasi berikutnya ya," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Presiden Ke-7 RI, Jokowi, turut hadir dalam peluncuran BPI Danantara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Baca Juga: Presiden Prabowo: Danantara untuk Generasi Penerus, Harus Bisa Diaudit Setiap Saat

Sementara, Presiden Ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, tidak terlihat hadir dalam acara peluncuran tersebut.

BPI Danantara sendiri akan dipimpin oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani.

Rosan dibantu oleh Dony Oskaria yang akan menjabat sebagai Holding Operasional.

Sedangkan Pandu Sjahrir akan menjabat sebagai Holding Investasi.

Baca Juga: Danantara Resmi Diluncurkan, Inilah Daftar BUMN yang Akan Bergabung

Kemudian, Menteri BUMN, Erick Thohir, menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas BPI Danantara.

Erick akan dibantu oleh Muliaman Hadad selaku Wakil Ketua Dewan Pengawas.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK