Akurat

Melalui Retreat, Kepala Daerah Harus Satukan Visi Misi dengan Presiden Prabowo

Paskalis Rubedanto | 20 Februari 2025, 10:29 WIB
Melalui Retreat, Kepala Daerah Harus Satukan Visi Misi dengan Presiden Prabowo

AKURAT.CO Ratusan kepala daerah pemenang Pilkada 2024 akan menjalani retreat atau pembekalan di Akademi Militer Magelang pada 21-28 Februari 2025.

Anggota Komisi II DPR, Mohammad Toha, menyambut baik kegiatan retreat tersebut.

Ia berharap para kepala daerah bisa mendukung semua kebijakan yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto.

"Dengan retreat ini, kepala daerah diharapkan bisa memahami Asta Cita dan visi misi Presiden Prabowo, sehingga mereka mendukung semua kebijakan dan program pemerintah," ujar Toha, dalam keterangannya, Kamis (20/2/2025).

Retreat kepala daerah memang tidak diatur secara khusus dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Baca Juga: Presiden Prabowo Akan Melantik Simbolis Enam Kepala Daerah yang Wakili Semua Agama

Namun, undang-undang ini mengatur tentang kewenangan kepala daerah dalam mengelola pemerintahan daerah, termasuk dalam hal pengelolaan keuangan daerah.

"Retreat kepala daerah dapat dimaknai sebagai kegiatan yang terkait dengan pengembangan kapasitas dan peningkatan kinerja kepala daerah," kata Toha.

Menurut Toha, retreat sangat bermanfaat membantu kepala daerah untuk membangun kinerja di daerahnya masing-masing-masing.

Seperti meningkatkan kinerja, mengelola pemerintahan, meningkatkan kerja sama, mengembangkan strategi dan rencana aksi, meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memenuhi kebutuhan masyarakat, mengembangkan inovasi dan solusi kreatif.

"Setiap kepala daerah memang memiliki RPJMD sesuai janji kampanye politik kepala daerah masing-masing, tapi pemerintah pusat memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengawasi pelaksanaan pemerintahan daerah. Apalagi ada kewajiban Pemerintah pusat memberikan dana bantuan kepada pemerintah daerah," terangnya.

Baca Juga: Kemendagri dan Apeksi Bahas Isu-isu Strategis Jelang Retreat Kepala Daerah

Legislator asal Dapil Jawa Tengah V itu mengatakan, retreat yang digagas Presiden Prabowo ini sangat visioner dalam kaitan peran pemerintah pusat terhadap pemda dalam hal peningkatan kualitas pelayanan, pengawasan dan pengembangan kapasitas.

"Retreat kepala daerah menunjukkan keseriusan Presiden Prabowo menjalankan pemerintahan sesuai undang-undang yang mengedepankan peningkatan kesejahteraan rakyat sesuai Program Asta Cita," tutur Toha.

Mantan Wakil Bupati Sukoharjo itu mengimbau agar tidak ada kepala daerah yang mbalelo (memberontak) berniat tidak hadir dalam kesempatan yang sangat berharga ini.

"Sebagai mantan kepala daerah, saya percaya retret kepala daerah dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan kinerja, kapasitas, dan kepemimpinan kepala daerah," pungkas Toha.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.