Menko PMK Harap BPS Bantu Sajikan Data Berkualitas untuk Pembangunan Manusia yang Presisi

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, mengatakan sumber energi Kemenko PMK dalam melaksanakan tugas pembangunan manusia adalah data yang berkualitas.
"Sumber energi Kemenko PMK sangat tergantung pada kualitas data. Kami Kemenko PMK sebagai kementerian koordinator tentunya tidak bisa apa-apa tanpa data. Menko PMK itu mengkoordinatori, tapi kalau tidak ada legitimasi data pasti dipastikan sulit," ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (15/2/2025)
Kemenko PMK memiliki tugas berat dalam pembangunan manusia. Dia menerangkan, 5 Quick Wins presiden di tahun 2025 berada di bawah koordinasi Kemenko PMK. Kemudian untuk beberapa program lainnya dari K/L dan Kemenko lainnya juga beririsan dengan tugas Kemenko PMK.
Baca Juga: Menko PMK Bantah Isu Kenaikan Uang Kuliah Akibat Efisiensi Anggaran: Kejauhan Mikirnya
"Tidak mudah untuk men-drive kementerian teknis di dalam koordinasi Kemenko PMK apalagi yang di luar koordinasi. Tidak mungkin kami men-drive tanpa data," ujarnya.
Pratikno berharap, BPS dapat membantu Kemenko PMK menjadi dirijen dan orkestrator untuk mewujudkan kebijakan pembangunan manusia yang presisi dengan data yang berkualitas.
Sehingga, dengan kolaborasi bersama BPS, diharapkan Kemenko PMK bisa mengkoordinir strategi kebijakan yang lebih aktual sesuai dengan kondisi di lapangan.
"Mari kita efektifkan efisienkan alokasi anggaran bukan memperkecil mempermurah, tapi mengalokasikan kebijakan secara presisi. Jadi presisi adalah kata kunci dan di-drive oleh data," ucapnya.
"Kita kerja keras, saling bantu membantu, mendorong pemerintah dan seluruh kementerian teknis untuk melakukan intervensi secara presisi, planning secara presisi, supaya intervensi menjadi efektif," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, PLT Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan BPS akan selalu mendukung untuk menyediakan data statistik dan informasi untuk Kemenko PMK.
Baca Juga: Kemenko PMK Dorong Peningkatan Pelayanan Bagi Jemaah Haji Indonesia 2025
"Sehingga nantinya data dan statistik yang telah disediakan ini bisa berkiprah dalam rangka mendukung pembangunan SDM Unggul di bawah koordinasi Pak Menko," ujar Amalia.
Dia mengaku, sangat bangga apabila data dan statistik yang dihasilkan instansinya betul-betul bisa dimanfaatkan, dan bisa relevan dengan kebutuhan Kemenko PMK dalam mengkoordinasikan pembangunan manusia dan kebudayaan.
"Kami sangat yakin dengan kolaborasi dua pihak yang saling bersimbiosis mutualisme akan memberikan manfaat, tidak hanya untuk kedua lembaga, tetapi juga bisa memberikan kontribusi signifikan bagi bangsa dan negara," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan langsung oleh Menko PMK Pratikno dan PLT Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. Nota kesepahaman ini mencakup kolaborasi pemanfaatan data BPS dengan Kemenko PMK.
Selain itu, kolaborasi juga berbentuk pengembangan dan penguasaan penguatan kapasitas SDM serta pengembangan dan penguatan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








