Akurat

Cek Kesehatan Gratis, PCO Tekankan Pentingnya Rekam Medis untuk Masyarakat

Ahada Ramadhana | 10 Februari 2025, 17:36 WIB
Cek Kesehatan Gratis, PCO Tekankan Pentingnya Rekam Medis untuk Masyarakat

AKURAT.CO Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Deputi I Bidang Materi Komunikasi dan Informasi, Muhammad Isra Ramli, menegaskan, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memiliki rekam jejak medis pribadi.

Menurutnya, salah satu permasalahan kesehatan di Indonesia adalah minimnya kesadaran masyarakat untuk mencatat dan memantau riwayat medis mereka.

"Rekam medis pribadi adalah data yang sangat penting untuk membantu masyarakat tetap sehat. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah orang tidak memiliki catatan medis yang baik," ujar Isra usai menghadiri peluncuran program CKG di Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2025).

Isra menambahkan, pemeriksaan kesehatan gratis ini tidak hanya sebatas layanan medis, tetapi juga bertujuan membangun kebiasaan baru di masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan mereka.

Baca Juga: Program Cek Kesehatan Gratis Sediakan Layanan Skrining Kesehatan Mental

"Ini bukan sekadar budaya, tapi perubahan perilaku agar masyarakat lebih peduli dengan rekam medis mereka. Hal ini juga semakin dimudahkan dengan aplikasi Satu Sehat yang mendukung pencatatan data kesehatan secara digital," tegasnya.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Gigi Widyawati, mengungkapkan, lebih dari 17 puskesmas di Jabodetabek telah melaksanakan program CKG dalam tahap awal peluncuran ini.

Saat ini, program CKG masih terbatas pada fasilitas kesehatan pemerintah.

Namun, ke depannya, Kemenkes berencana mengajak klinik-klinik swasta yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk ikut serta dalam program ini.

"Nantinya program ini akan bertahap melibatkan klinik-klinik swasta yang telah bekerja sama dengan BPJS, agar cakupan layanan semakin luas," jelasnya.

Gigi juga memastikan, program Cek Kesehatan Gratis ini terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia, tanpa memandang status kepesertaan BPJS Kesehatan.

"Pemeriksaan ini berlaku untuk semua warga, baik yang memiliki BPJS maupun yang belum. Namun, bagi yang belum menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), petugas akan membantu proses pendaftarannya," jelasnya.

Baca Juga: Kolaborasi Pegadaian Peduli Bersama Influencer BUMN, Gelar Aksi Sosial dan Hibur Anak Panti Asuhan di Jakarta

Dengan adanya program ini, pemerintah berharap masyarakat semakin terbiasa melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, sehingga dapat mencegah penyakit lebih dini dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.