Akurat

Susu Terbatas, Kebutuhan Gizi Program Makan Bergizi Gratis Tetap Terpenuhi

Mukodah | 7 Januari 2025, 11:15 WIB
Susu Terbatas, Kebutuhan Gizi Program Makan Bergizi Gratis Tetap Terpenuhi

AKURAT.CO Program Makan Bergizi Gratis atau MBG resmi diluncurkan pada Senin (6/1/2025) kemarin.

Meski di sejumlah titik distribusi, paket makanan tidak menyertakan susu.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengatakan, pemberian susu dilakukan minimal tiga kali dalam sepekan, sesuai hasil simulasi pendistribusian.

Baca Juga: Badan Gizi Nasional Lakukan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Setiap Hari

Pengaturan jadwal pemberian susu telah disesuaikan dengan indeks yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto.

Susu diberikan di daerah yang terdapat sapi perah, sedangkan di daerah tanpa sapi perah akan diganti dengan sumber lain.

"Kami melakukan kombinasi agar indeks tetap masuk. Di daerah yang ada sapi perah, susu diberikan minimal tiga kali dalam seminggu. Sementara, di daerah tanpa sapi perah, protein dapat digantikan dengan sumber lain seperti ikan, telur atau kelor," jelas Dadan, Selasa (7/1/2025).

Baca Juga: Siapa Berani Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis Layak Dihukum Tegas

Badan Gizi Nasional memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis tetap memenuhi kebutuhan gizi, meskipun ada keterbatasan susu.

Dadan menambahkan, alternatif pengganti susu seperti ikan dan telur dipilih untuk menjaga keseimbangan protein.

Sedangkan daun kelor menjadi opsi tambahan untuk sumber kalsium.

Baca Juga: Perlu Ada Aturan Teknis Soal Program Makan Bergizi Gratis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK