Susu Terbatas, Kebutuhan Gizi Program Makan Bergizi Gratis Tetap Terpenuhi

AKURAT.CO Program Makan Bergizi Gratis atau MBG resmi diluncurkan pada Senin (6/1/2025) kemarin.
Meski di sejumlah titik distribusi, paket makanan tidak menyertakan susu.
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengatakan, pemberian susu dilakukan minimal tiga kali dalam sepekan, sesuai hasil simulasi pendistribusian.
Baca Juga: Badan Gizi Nasional Lakukan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Setiap Hari
Pengaturan jadwal pemberian susu telah disesuaikan dengan indeks yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto.
Susu diberikan di daerah yang terdapat sapi perah, sedangkan di daerah tanpa sapi perah akan diganti dengan sumber lain.
"Kami melakukan kombinasi agar indeks tetap masuk. Di daerah yang ada sapi perah, susu diberikan minimal tiga kali dalam seminggu. Sementara, di daerah tanpa sapi perah, protein dapat digantikan dengan sumber lain seperti ikan, telur atau kelor," jelas Dadan, Selasa (7/1/2025).
Baca Juga: Siapa Berani Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis Layak Dihukum Tegas
Badan Gizi Nasional memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis tetap memenuhi kebutuhan gizi, meskipun ada keterbatasan susu.
Dadan menambahkan, alternatif pengganti susu seperti ikan dan telur dipilih untuk menjaga keseimbangan protein.
Sedangkan daun kelor menjadi opsi tambahan untuk sumber kalsium.
Baca Juga: Perlu Ada Aturan Teknis Soal Program Makan Bergizi Gratis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








