Akurat

Menu Makan Bergizi Gratis Dirotasi Setiap Hari, Gencarkan Nutrisi Anak dan Ibu Hamil

Oktaviani | 6 Januari 2025, 16:44 WIB
Menu Makan Bergizi Gratis Dirotasi Setiap Hari, Gencarkan Nutrisi Anak dan Ibu Hamil

AKURAT.CO Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, resmi diluncurkan pada 6 Januari 2025.

Program ini ditujukan untuk memberikan nutrisi seimbang kepada anak-anak sekolah dan ibu hamil di 26 provinsi di Indonesia melalui sekitar 190 Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah seperti Aceh, Bali, Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO/Istana), Hasan Nasbi mengungkapkan, menu makanan bergizi yang disediakan oleh dapur-dapur MBG dirotasi setiap hari.

Penyesuaian ini dilakukan berdasarkan ketersediaan bahan baku di masing-masing daerah, memastikan variasi dan keberagaman nutrisi yang diterima oleh penerima manfaat.

“Setiap dapur telah menyusun jadwal menu harian yang fleksibel, disesuaikan dengan bahan baku lokal yang tersedia. Pemasok utama berasal dari warga sekitar, sehingga menu dapat bervariasi dan tidak monoton,” ujar Hasan kepada wartawan saat dihubungi di Jakarta pada Senin (6/1/2025).

Baca Juga: Istana Targetkan Penerima Manfaat Program MBG Capai 3 Juta Orang hingga Awal Maret 2025

Menu standar yang ditetapkan pemerintah memastikan bahwa makanan yang diberikan tidak hanya terdiri dari ayam atau ikan, tetapi juga mencakup daging sapi, telur, dan bahan pangan lokal lainnya sesuai kebutuhan daerah.

Di beberapa wilayah, makanan pokok yang disajikan bukanlah nasi, melainkan alternatif lain yang lebih sesuai dengan kebiasaan setempat.

Meskipun susu tidak termasuk dalam menu wajib akibat keterbatasan distribusi, Hasan menekankan, setiap porsi makanan telah dihitung dengan cermat untuk memenuhi kebutuhan kalori, karbohidrat, dan protein yang cukup bagi anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Setiap dapur SPPG bertanggung jawab penuh dalam pengadaan bahan baku, pengolahan, produksi, dan distribusi paket makan bergizi.

Distribusi dilakukan melalui dua skema utama: pengantaran langsung ke rumah penerima manfaat atau pengambilan paket di lokasi yang telah ditentukan.

“Kami memastikan bahwa setiap paket yang didistribusikan memiliki kualitas dan standar gizi yang terjaga. Porsi makanan disusun berdasarkan prioritas penerima, dimulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga anak-anak sekolah dari SD hingga SMA atau sederajat,” jelas Hasan.

Operasional dapur MBG dipimpin oleh kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Baca Juga: Cara Menghapus Riwayat Pencarian Penyamaran di Android, iOS, Windows dan Mac

Kepala SPPG bekerja sama dengan ahli gizi dan akuntan untuk memastikan kelancaran distribusi serta pengawasan ketat terhadap kualitas dan standar gizi yang disalurkan.

Juru Bicara PCO RI, Dedek Prayudi, menyampaikan, jumlah dapur SPPG akan terus bertambah secara bertahap. Saat ini, 190 dapur telah beroperasi, melayani sekitar 570 ribu penerima manfaat setiap hari.

Pemerintah menargetkan peningkatan jumlah dapur menjadi 937 pada awal Maret 2025, dengan kapasitas mendistribusikan hingga 3 juta paket MBG per hari.

“Peningkatan ini dilakukan secara bertahap dan terencana untuk memastikan bahwa semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari program ini. Kami optimis bahwa dengan penambahan dapur SPPG, cakupan program MBG akan semakin luas dan efektif,” tambah Dedek.

Hasan Nasbi berharap agar program MBG dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan status gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil.

Baca Juga: Berjasa untuk Sepakbola Tanah Air, Ketua MPR Ucapkan Terima Kasih ke Shin Tae-yong

Pemerintah juga mengharapkan dukungan BPJS di masa mendatang untuk memperluas cakupan pemberian obat-obatan dan nutrisi kepada masyarakat luas.

Dengan rotasi menu yang bervariasi, distribusi yang efisien, dan pengelolaan yang profesional, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam menanggulangi masalah gizi di Indonesia dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.