Akurat

Presiden Prabowo Tegaskan Isu-isu Krusial dalam Sidang Kabinet Tertutup

Tim Redaksi | 8 November 2024, 07:21 WIB
Presiden Prabowo Tegaskan Isu-isu Krusial dalam Sidang Kabinet Tertutup

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet paripurna yang berlangsung secara tertutup di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (6/11/2024)

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Hasbi, menyampaikan bahwa sidang ini membahas sejumlah isu strategis menyangkut kebijakan pemerintahan dan arah pembangunan Indonesia ke depan.

Serta beberapa poin penting mengenai langkah-langkah yang akan diambil oleh pemerintah.

Salah satu agenda besar yang disampaikan Presiden Prabowo ialah rencana melakukan perjalanan dinas ke luar negeri, mulai Jumat (8/11/2024).

Presiden dijadwalkan akan mengunjungi tiga negara besar yakni Republik Rakyat Tiongkok, Amerika Serikat dan Inggris dalam rangka kunjungan kehormatan.

Selain itu juga akan mengikuti dua Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yaitu KTT APEC yang akan dilangsungkan di Peru dan KTT G20 di Brasil.

"Presiden menyampaikan bahwa beliau sebenarnya ingin di dalam negeri saja. Tetapi mengingat perjalanan ini sangat strategis, maka beliau menjalankan perjalanan ke luar negeri," jelas Hasan Hasbi.

Baca Juga: Kunker Pertama ke China, Prabowo Diharapkan Bisa Bawa Dampak Besar untuk Pembangunan Indonesia

Keputusan melakukan perjalanan luar negeri, menurut Presiden, tidak hanya bertujuan untuk mengambil potensi-potensi terjadinya kerja sama.

Tetapi juga sebagai bentuk upaya peluang-peluang baru bagi Indonesia, terutama dalam sektor ekonomi global.

Kendati berada di luar negeri, Presiden menekankan pentingnya koordinasi yang terus terjalin antara seluruh anggota kabinet dengan dirinya.

Dengan kemajuan teknologi yang ada, tidak susah untuk menjalin komunikasi, baik itu mengunakan video conference atau telepon.

Memungkinkan anggota kabinet untuk tetap berkomunikasi dengan Presiden tanpa hambatan.

"Beliau menekankan tidak usah khawatir, tidak usah sungkan-sungkan. Kalau ada persoalan yang memang membutuhkan konsultasi dengan presiden atau jawaban Presiden, silakan hubungi beliau selama di luar negeri," tutur Hasan Hasbi.

Selain itu, Presiden juga menyoroti empat persoalan besar yang harus segera disikapi tegas oleh pemerintah, yakni judi online, narkoba, penyelundupan dan korupsi.

"Presiden meminta untuk empat persoalan tadi penegak hukum tidak boleh ragu untuk menegakkan hukum. Jadi, Jaksa Agung, kepolisian jangan ragu untuk menindak tegas soal empat hal tadi," kata Hasan Hasbi.

Selain itu, Presiden juga meminta agar seluruh kementerian dan lembaga pemerintahan dapat menjalankan tugas mereka dengan lebih efisien.

Baca Juga: Prabowo Beri Selamat ke Trump, Sebut Indonesia dan AS Mitra yang Saling Menguntungkan

Di mana, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran negara dan memaksimalkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Presiden menekankan agar efisiensi dalam perjalanan dinas dapat dilakukan, sehingga anggaran yang dihemat dapat dialokasikan untuk kepentingan rakyat, untuk menjamin jaminan perumahan rakyat," Hasan Hasbi menerangkan.

Presiden mengingatkan agar pemerintah fokus pada hal-hal yang benar-benar penting untuk kemajuan Indonesia, yaitu kesejahteraan rakyat, ketahanan pangan dan ketahanan energi.

"Beliau menekankan untuk tidak lagi terlalu banyak menyelenggarakan seremoni-seremoni, baik di tingkat nasional maupun internasional. Fokus utama kita adalah pada kesejahteraan rakyat dan ketahanan energi yang bisa mendukung kebutuhan dasar masyarakat dan untuk menyelenggarakan program Makan Bergizi Gratis," pungkas Hasan Hasbi. (Wandha Chintya Nurulita)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Tim Redaksi
W
Editor
Wahyu SK