Punya Peranan Penting, Pengajian Al Hidayah Diminta Terus Dukung Program Pemerintah

AKURAT.CO Organisasi sayap Partai Golkar, Pengajian Al-Hidayah menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Hotel Sultan, Jakarta, pada 21-23 Agustus 2024.
Rapimnas ini ditutup oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang dalam hal ini kemudian diwakili oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily.
Dalam pidatonya, Ace mengatakan, Pengajian Al Hidayah merupakan organisasi yang punya peranan penting dalam mendukung program-program pemerintah. Sebab, Pengajian Al Hidayah adalah organisasi yang dapat bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Karenanya, Ace menilai Pengajian Al Hidayah menjadi instrumen penting dalam mengedukasi dan mensosialisasikan program-program pemerintah, salah satunya mengenai program pengentasan stunting.
Baca Juga: Dukung Program Pemerintah Baru, DPRD Minta Pemprov Jakarta Sediakan Anggaran Makan Bergizi Gratis
"Indonesia hari ini tingkat stunting masih dalam kisaran 21,5 persen, karena itu saya kira tugas kita adalah bagaimana mendorong pengajian Al Hidayah yang mempunyai instrumen pengajian-pengajian ke majelis taklim-majelis taklim mensosialisasikan bagaimana kita mengatasi stunting," kata Ace saat berpidato, Kamis (22/8/2024) malam.
Dia berharap, agar Pengajian Al Hidayah juga bisa mendukung jalannya program-program pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Seperti terkait dengan program makan bergizi gratis.
"Program-program seperti ini kita harus dukung bersama dan apabila pengajian Al Hidayah bisa ikut berkontribusi mensosialisasikan tentu akan sangat baik. Ini bisa kita tawarkan ke mitra terkait untuk mendukung program makanan bergizi," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Pengajian Al Hidayah, Hetifah Sjaifudian, mengungkapkan selama Rapimnas ini pihaknya telah menyerap berbagai masukan dari pengurus yang tersebar di seluruh Indonesia.
Hetifah menegaskan, Pengajian Al Hidayah akan terus mengembangkan potensinya dalam mendukung program-program pemerintah. Tidak hanya di bidang kesejatan, tapi juga siap berperan dalam bidang pengembangan UMKM.
"Secara singkat ternyata saya surprise banyak sekali inovasi yang dilakukan DPP Al Hidayah di seluruh Indonesia. Selain pengajian rutin ada kegiatan sosial, pendidikan, dan peningkatan kapasitas, termasuk kesehatan, pengembangan UMKM, dan kesejahteraan perempuan dan anak," ujarnya.
Dia meminta dukungan dari Partai Golkar agar Pengajian Al Hidayah dapat melakukan berbagai kegiatan sekaligus untuk meningkatkan pengaruhnya di masyarakat. Sebab, Pengajian Al Hidayah siap menjadi garda terdepan untuk mengedukasi ke masyarakat jika ada kebijakan pemerintah yang menuai kontroversi.
"Organisasi kita memang organisasi sosial, tapi ketika ada kebijakan yang ada di masyarakat yang mungkin menuai kontroversi, misalnya PP Kontrasepsi atau isu kenapa mata pelajaran agama dihapuskan, nah hal seperti itu menjadi perhatian, kita harus meluruskan kalau ada kebijakan yang kurang tepat dan meluruskan di masyarakat kalau itu hoaks," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









